Breaking News:

Berita Nganjuk

4.633 Guru SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk Mulai Divaksin Covid-19

Sebanyak 4.633 guru SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk mulai diberikan vaksinasi covid-19.

surya.co.id/ahmad amru muis
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat memantau langsung pelaksanaan vaksinasi covid-19 kepada para guru SMA/SMK Kabupaten Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sebanyak 4.633 guru SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk mulai diberikan vaksinasi covid-19.

Vaksinasi terhadap para guru tersebut diharapkan berlanjut untuk 20 ribu guru sekolah PAUD, TK, SD, SMP sampai akhir bulan April 2021.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, diharapkan apabila seluruh guru di Kabupaten Nganjuk selesai di vaksin di bulan April maka pada bulan Mei hingga Juni sudah terbentuk antibody pada tubuh para guru.
Dengan demikian mulai tahun ajaran baru di bulan Juli sudah bisa dilaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan tatap muka di Kabupaten Nganjuk.

"Tentunya dengan tahapan seperti itu kami berharap tidak ada kendala dalam proses menuju ke pembelajaran new normal di Kabupaten Nganjuk," kata Novi Rahman Hidhayat ditengah memantau pelaksanaan vaksinasi covid-19 terhadap para guru SMA/SMK di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Senin (29/3/2021).

Untuk itu, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, pihaknya mengharapkan tidak ada kekhawatiran dan kecemasan dari para tenaga guru di Kabupaten Nganjuk dalam mengikuti vaksinasi covid-19.

Ini dikarenakan vaksin covid-19 telah dinyatakan halal dengan bersertifikat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, pemberian vaksin terhadap tenaga pengajar Sekolah di seluruh Kabupaten Nganjuk sebagai langkah meminimalisir penularan covid-19.

Penyebaran covid-19 dirasakan sangat cepat dalam beberapa waktu terakhir di Kabupaten Nganjuk yang hingga sekarang belum selesai.

"Dengan demikian, apabila tenaga pengajar di Sekolah sudah diberikan vaksin covid-19 maka potensi terjadinya penyebaran virus corona di Sekolah dengan tatap muka bisa diminimalisir," ujar Novi Rahman Hidhayat.

Oleh karena itu, tambah Novi Rahman Hidhayat, pihaknya yang juga selaku Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk tetap mengharapkan para guru senantiasa mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19. Yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan sebagainya.

"Karena meski telah mendapatkan vaksin seseorang masih memiliki potensi tertular virus corona bila tidak waspada dengan melakukan pencegahan. Makanya mematuhi dan melaksanakan Prokes tetap harus dilakukan oleh para guru dan semua warga," tutur Novi Rahman Hidhayat.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved