Jumat, 1 Mei 2026

Berita Blitar

Anggaran Dipangkas, 3 Proyek Perbaikan Drainase dan Jalan di Kota Blitar Gagal Dikerjakan

Sebanyak tiga proyek perbaikan trotoar dan drainase di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar gagal dikerjakan tahun ini

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
samsul hadi/surya.co.id
Kondisi trotoar dan drainase di Jalan Cokroaminoto, Kota Blitar, Minggu (28/3/2021). Rencana perbaikan trotoar dan drainase di Jalan Cokroaminoto tahun ini gagal karena anggarannya terkena refocusing. 

Berita Blitar
Reporter: Samsul Hadi
Editor: Irwan Sy

SURYA.co.id | BLITAR - Sebanyak tiga proyek perbaikan trotoar dan drainase di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar gagal dikerjakan tahun ini akibat terkena realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Ketiga proyek itu, yakni, perbaikan trotoar dan drainase di Jalan Cokroaminoto, perbaikan drainase di Jalan Kampar, dan pelebaran jalan di Jalan Merapi. 

Sekretaris DPUPR Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengatakan anggaran kegiatan di DPUPR juga ikut terkena realokasi dan refocusing untuk penanganan Covid-19. 

Menurutnya, nilai anggaran di DPUPR yang dipangkas untuk penanganan Covid-19 sekitar Rp 2,5 miliar. 

Akibat pemangkasan, kata Dindin, ada tiga proyek fisik di DPUPR yang harus ditunda pekerjaannya tahun ini. 

"Karena kena refocusing, pekerjaan tiga proyek fisik ditunda dulu," kata Dindin, Minggu (28/3/2021). 

Dikatakannya, dua dari tiga proyek fisik yang ditunda pekerjaannya merupakan proyek penanganan genangan air di Kota Blitar, misalnya perbaikan saluran dan trotoar di Jalan Cokroaminoto serta perbaikan drainase di Jalan Kampar.

Perbaikan saluran di Jalan Cokroaminoto dan Jalan Kampar untuk mengatasi genangan saat musim hujan. 

"Kalau hujan, di lokasi masih terjadi genangan. Tapi, karena ada refocusing, pekerjaannya harus ditunda dulu," ujarnya. 

Tetapi, Dindin memastikan beberapa pekerjaan prioritas untuk penanganan banjir di Kota Blitar tetap dilaksanakan tahun ini. 

Salah satunya, perbaikan saluran di Jalan Anggrek dan Jalan Kacapiring untuk mengatasi genangan di Jalan Mastrip tetap dilaksanakan tahun ini. 

"Beberapa pekerjaan prioritas untuk penanganan banjir tetap dilaksanakan tahun ini," katanya. 

DPUPR mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 23,3 miliar untuk perbaikan jalan dan perbaikan saluran air pada 2021 ini. 

Dari total itu, alokasi anggaran untuk perbaikan saluran air sekitar Rp 15,7 miliar, sedang alokasi anggaran untuk perbaikan jalan sekitar Rp 7,6 miliar. 

Namun, Pemkot Blitar melakukan realokasi dan refocusing anggaran di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk penanganan Covid-19. 

Nilai anggaran dari hasil realokasi dan refocusing di masing-masing OPD mencapai Rp 46 miliar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved