Berita Tulungagung

Terungkap Identitas Mayat Pria yang Tersangkut Kail Pemancing di Tulungagung, Warga Semarang

KTP korban beralamat di Semarang Jawa Tengah, sedangkan SIM dikeluarkan Satpas Salatiga.

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polres Tulungagung
Jenazah tak dikenal yang nyangkut di kail pemancing di Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (23/3/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Polisi akhirnya bisa melacak identitas jenazah yang tersangkut kail pemancing di Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (23/3/2021).

Korban diketahui bernama Ridwan Rasid (64), asal Semarang Jawa Tengah.

Menurut Kapolsek Ngantru, AKP Puji Widodo, sebelumnya ada seorang penjala ikan di Sungai Brantas yang menemukan tas.

Tas itu tersangkut jaring ikan dan di dalamnya terdapat SIM B Umum, SIM C dan KTP atas nama sama, Ridwan Rasid.

Temuan itu kemudian diserahkan ke perangkat Desa Ngantru, dan diteruskan ke Polsek Ngantru.

“Ditemukan masih di wilayah Sungai Brantas Ngantru. Tapi belum tahu di titik mana korban terjatuh ke sungai,” terang Widodo.

KTP korban beralamat di Semarang Jawa Tengah, sedangkan SIM dikeluarkan Satpas Salatiga.

Baca juga: Pemain Muda Persebaya Surabaya Dicky Kurniawan : Selalu Ingat Pesan Ibunda

Baca juga: Kini Berlayar ke Gili Noko Pulau Bawean Bisa Naik Kapal Gratis

Untuk memastikan kebenaran identitas itu, polisi melacak ke Salatiga.

Ternyata korban sudah pindah ke Semarang, sementara SIM-nya masih ikut alamat lama.

Polisi pun berhasil menemukan keluarga korban di Semarang.

Menurut penjelasan keluarga, korban kerja sebagai sopir di Kota Surabaya.

Namun dia juga punya seorang anak di Kabupaten Tulungagung.

“Menurut keluarga, korban ini pamit pergi ke Tulungagung. Tapi belum tahu bagaimana korban terjatuh ke Sungai Brantas,” sambung Widodo.

Keluarga korban telah datang ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Pihak keluarga telah mengakui, jika korban memang anggota keluarganya.

Korban akan dibawa pulang ke Semarang untuk dimakamkan.

“Keluarga juga belum tahu, karena korban belum tiba di rumah anaknya,” tandas Widodo.

Kail seorang pemancing di Sungai Brantas bernama Eko Sudarsono (48) secara tidak sengaja menyangkut di sebuah benda ukuran besar.

Karena sayang dengan joran serta tali pancingnya, Eko menarik benda itu dengan sebuah galah.

Setelah sampai bagian sungai yang dangkal, kail Eko ternyata nyangkut di baju bagian belakang sesosok tubuh.

Bersama sejumlah orang, Eko kemudian menaikkan jenazah itu ke bantaran sungai.

Saat ditemukan, jenazah masih lemas dan diduga meninggal 2-3 jam sebelumnya.

Polisi sempat kesulitan melacak identitas korban, karena tidak ada laporan kehilangan orang.

Selain itu pelacakan dengan alat deteksi sidik jari terkendala alat yang tidak bisa terhubung dengan server.

Polisi sempat menyebar ciri-ciri fisik korban lewat media sosial, namun juga tidak membuahkan hasil.

BACA BERITA TULUNGAGUNG LAINNYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved