Berita Pasuruan
Rebut Kembali Opini WTP untuk Kota Pasuruan, Gus Ipul-Mas Adi Datangi BPK
Kedatangan Gus Ipul-Mas Adi ini untuk memperbaiki laporan keuangan dan pencatatan Kota Pasuruan agar lebih tertib lagi.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, PASURUAN - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo (Mas Adi) mendatangi Kantor BPK RI, Kamis (25/3/2021).
Kedatangan Gus Ipul-Mas Adi ini untuk memperbaiki laporan keuangan dan pencatatan Kota Pasuruan agar lebih tertib lagi.
"Kami ingin merebut kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah dua tahun ini hilang karena gagal displin dalam pembuatan laporan," kata Gus Ipul.
Disampaikan dia, di masa pemerintahannya ini,semua laporan keuangan dan pencatatan aset harus tertib dan disiplin.
"Targetnya tahun ini kami bisa WTP kembali. Kami bisa mengubah dari WDP menjadi WTP. Kami sudah memperbaiki apa yang ditemukan BPK," jelasnya.
Baca juga: Soal dan Jawaban SD Kelas 3 Jumat 26 Maret 2021: Carilah Gambar Alat Transportasi Zaman Dahulu
Baca juga: Update Virus Corona di Surabaya 26 Maret: Naik 43, Efek PPKM Mikro 608 RT di Blitar Zona Hijau
Menurut dia, sudah seharusnya laporan keuangan dan pencatatan aset itu dilakukan dengan baik. Contohnya, Kota Surabaya.
"Terkait aset mereka sampai berjuang harus ke pengadilan. Jadi, aset Kota Pasuruan jangan sampai hilang, makanya laporan pencatatan aset diperbaiki," urainya.
Ia berharap, mudah-mudahan ikhtiar yang dilakukannya bersama Mas Adi dan teman teman OPD bisa membuahkan hasil.
"Kami optimis, dengan kerja keras, Kota Pasuruan bisa kembali tertib. Dari WDP, kami kembalikan ke jalurnya yakni WTP," paparnya.
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini menyebut, merebut kembali WTP ini diibaratkan sebagai merebut kembali kemerdekaan untuk Kota Pasuruan.
"Ketika sudah WTP, Kota Pasuruan berpotensi mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat semakin banyak sehingga APBD meningkat," sambungnya.
Ketika APBD meningkat, lanjut dia, pembangunan Kota Pasuruan bisa semakin ditingkatkan sehingga terwujud Kota Pasuruan sebagai Kota Madinah.
Terpisah, Wakil Walikota Pasuruan Mas Adi menambahkan, hari ini, ia dan Gus Ipul menyampaikan secara resmi laporan tahun 2020 kemarin.
"BPK akan mempelajari laporannya ini, nanti apa yang kurang akan disampaikan. Dan kami pastikan akan kami perbaiki," urainya.
Di sisi lain, ia menyebut, opinj WTP akan mengantarkan Kota Pasuruan mendapatkan kembali Dana Insentif Daerah (DID).
"Kemarin karena opininya WDP, DID lepas. Kota Pasuruan tidak mendpatkan suntikan bantuan. Dan itu terjadi dan berpengaruh kepada APBD berkurang," urainya
Dampaknya, kata Mas Adi, pembangunan tidak maksimal, dan pelayanan ke masyarakat juga tidak maksimal.
"Kami tidak ingin seperti itu, kami akan bawa perubahan," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wali-kota-dan-wakil-wali-kota-pasuruan-saifullah-yusuf-gus-ipul-adi-wibowo.jpg)