Breaking News:

Berita Malang Raya

Sosok Dalbo Setubuhi Pemandu Lagu dalam Kondisi Sekarat, Dari Tepi Jalan Diseret ke Semak-semak

Detik-detik menjelang kematian cewek pemandu karaoke di Malang, SM (21) yang biasa dipanggil Ayu sangat dramatis dan tidak manusiawi.

surya/erwin wicaksono-istimewa
Wahyudi, tersangka pembunuh cewek pemandu lagu di Malang bersama Dalbo, pria yang menyetubuhi korban dalam kondisi sekarat. 

Tak lama kemudian, Wahyudi menghubungi rekannya bernama Adi Prayitno (28) alias Dalbo warga Dilem, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Wahyudi meminta Dalbo, untuk memastikan kondisi Ayu yang terjatuh tersebut.

Dalbo yang sedang mabuk kemudian menuruti permintaan Wahyudi.

Dalbo diketahui bekerja sebagai tukang parkir di tempat karaoke favorit Wahyudi.

Dalbo kemudian menyeret tubuh Ayu yang sedang sekarat ke pinggir sebuah bangunan warung yang telah tutup.

Warung tersebut tak jauh dari tempat karaoke ia bekerja.

Terpengaruh alkohol dan tak kuat menahan nafsu, Dalbo kemudian menyetubuhi Ayu yang sedang sekarat.

"Korban yang tak berdaya kemudian disetubuhi," tutur Hendri.

Usai birahinya terlampiaskan, Dalbo meninggalkan Ayu begitu saja di semak-semak tempat ia menyetubuhi gadis belia itu.

5. Mayat Ayu ditemukan tukang sampah
Ayu yang lemas dan tak berdaya kemudian akhirnya tewas. Mayatnya ditemukan tukang sampah pada keesokan harinya pada Selasa sore.

"Ditemukan ada tanda-tanda kekerasan berupa punggung sampai paha biru lalu tulang ekor dalam keadaan retak," papar Hendri.

Tak lama kemudian, Tim Buser Polres Malang  berhasil menangkap Wahyudi.

Wahyudi ditangkap saat tim Buser Polres Malang melakukan pengejaran di daerah Kepulungan, Kabupaten Pasuruan pada Selasa malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Sedangkan Dalbo diamankan di Polsek Pakisaji saat ia awalnya diperiksa sebagai saksi pada hari yang sama.

"Kedua tersangka berkasnya akan kita pisah. Tersangka 1 (Wahyudi) terkait pembunuhan dan penganiayaan mengakibatkan kematian. Sedangkan tersangka 2 (Dalbo) adalah pemerkosaan terhadap orang yang tidak berdaya," terang mantan Kanit Idik V Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved