Breaking News:

Berita Kediri

Pemain Jaranan di Kediri Ditangkap Polisi gara-gara Aniaya Penonton hingga Kritis

Seorang anggota kesenian jaranan asal Kayen Kidul Kabupaten Kediri Zonna Argonda ditangkap anggota Polsek Pagu Polres Kediri, Rabu (24/3/2021).

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Parmin
surya.co.id/farid mukarrom
Zonna Argonda diapit anggota Polsek Pagu Polres Kediri saat diamankan karena kasus penganiayaan, Rabu (24/3/2021). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Seorang anggota kesenian jaranan asal Kayen Kidul Kabupaten Kediri Zonna Argonda ditangkap anggota Polsek Pagu Polres Kediri, Rabu (24/3/2021).

Warga Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri ini  ditangkap polisi diduga melakukan tindakan kekerasan kepada dua warga saat menyaksikan pertunjukan jaranan.

Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagyo menjelaskan bahwa pelaku diketahui bernama Zonna Argonda warga Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri.

"Awalnya pelaku melakukan aksi pemukulan saat menyaksikan pertunjukan kuda lumping pada Minggu (16/9/2018), sekitar pukul 23.30 WIB, di Desa Baye Kayen Kidul," jelasnya.

Kemudian pelaku memukul korban pertama bernama Saskia Dandi Andarista.

"Korban pertama alami luka cukup parah, dengan kata kiri bengkak, bibir pecah dan berdarah.

Bahkan korban harus menjalani operasi di rumah sakit Gambiran Kediri karena ada penggumpalan darah di kepalanya, akibat diinjak oleh pelaku," terangnya.

"Tak hanya itu pelaku diduga memukul korban pertama dengan kepala Bantengan (alat kesenian kuda lumping dengan hiasan tanduk binatang asli)," imbuh Kasi Humas Polsek Pagu.

Sedangkan untuk korban kedua bernama Supriadi hanya mengalami luka bagian belakang yang tak separah korban pertama.

"Untuk korban Supriadi mengalami luka pada bagian belakang sebelah atas luka robek," jelas Bripka Erwan Subagyo.

Menariknya pelaku sudah lama ditetapkan sebagai daftar pencarian orang Polsek Pagu.

"Alhamdulillah kini pelaku sudah berhasil kita amankan di tempat persembunyiannya," sambung Kasi Humas Polsek Pagu.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku harus merasakan dinginnya tahanan Mapolsek Pagu.

"Pelaku kita kenakan dengan KUHP pasal 170 ayat 1 tentang kekerasan," pungkas Bripka Erwan Subagyo Kasi Humas Polsek Pagu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved