Breaking News:

Berita Surabaya

75 Pelanggar Terjaring Tilang Elektronik, ETLE Diyakini Cegah Oknum Polisi Tilang Sembarangan

Satlantas Polrestabes Surabaya menerapkan penindakan Electric Traffic Law Enfirocement (ETLE) sejak resmi di launching, Selasa (24/3/2021).

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Parmin
surya.co.id/firman rachmanudin
Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya memberikan keterangan terkait penerapan ETLE di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satlantas Polrestabes Surabaya menerapkan penindakan Electric Traffic Law Enfirocement (ETLE) di Surabaya sejak resmi di launching, Selasa (24/3/2021) kemarin.

Per hari ini, Satlantas Surabaya sudah memberikan 75 surat konfirmasi pelanggaran kepada kendaraan yang tercapture melakukan pelanggaran.

Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Moch. Suud menjelaskan jika sudah ada 39 titik kamera yang terpasang di simpang Surabaya dan rencananya bertambah.

"Per hari ini sudah ada 39 titik kamera yang terpasang.

Insyallah kami bekerjasama dengan pemerintah kota akan menambah titik kamera yang akan dipasang di simpang jalan Surabaya," kata Suud, Rabu (24/3/2021).

Suud menambahkan, penindakan menggunakan ETLE merupakan bentuk komitmen Polri untuk menjawab tantangan zaman.

Selain itu, ETLE menjadi salah satu cara menekan kemungkinan oknum polisi yang korupsi, terutama saat penindakan di jalan.

"Dengan adanya ETLE, memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar lebih tertib.

Kemudian untuk penindakan karena berbasis elektronik dan teknologi,kami tidak bisa merekayasa sehingga dapat mengurangi penyalahgunaan wewenang personel di lapangan," imbuhnya.

Teknis penindakan tersebut dilakukan sevara bertahap, yakni merekam aktifitas pelanggaran pengguna jalan saat berkendara yang kemudian akan disortir oleh anggota Satlantas di balik layar monitor.

"Setelah terscrenshoot. Kami akan memberikan penomoran terhadap pelanggar. Kami berkirim surat konfirmasi kepada alamat kendaraan sesuai dengan nopolnya.

Lalu jika memang yang disurati itu menjawab konfirmasi baru akan kami lakukan penindakan. Jikapun tidak, maka kami akan sertakan blokir ETLE saat hendak pengurusan surat-surat di kemudian hari," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved