Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Ucapkan Selamat, Jumlah Siswa Jatim Lolos SNMPTN Terbanyak Nasional

Jumlah siswa Jatim yang diterima di SNMPTN menempati proporsi 19,96 persen dari total siswa 110.459 orang yang dinyatakan lulus SNMPTN se Indonesia.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak 16.998 siswa asal Jawa Timur lolos dan diterima di perguruan tinggi negeri lewat jalur SNMPTN 2021.

Jumlah siswa Jatim yang diterima di SNMPTN menempati proporsi 19,96 persen dari total siswa 110.459 orang yang dinyatakan lulus SNMPTN se Indonesia.

Jumlah tersebut juga menempatkan Jatim sebagai provinsi terbanyak yang meloloskan siswanya lewat jalur SNMPTN.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur sekaligus merasa sangat bangga. Terlebih prestasi tersebut ditorehkan saat Jatim masih berjibaku dengan Covid-19.

Menurut Khofifah, hasil tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, kepala sekolah, guru, orang tua serta pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

"Tahun lalu, Jawa Timur juga menempati peringkat pertama dengan jumlah siswa lolos tertinggi secara nasional. Namun demikian, angka tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun 2020 lalu dimana jumlah siswa yang diterima tahun lalu sebanyak 13.803 siswa. Sedangkan tahun 2021 sebanyak 16.998 siswa. Ini prestasi luar biasa dan harus kita syukuri," tuturnya.

Setelah Jatim, peringkat kedua diduduki Provinsi Jawa Barat dengan jumlah diterima sebanyak 10.715 siswa, dengan rasio peserta diterima terhadap pendaftar sebesar 11,45 persen.

Sementara peringkat ketiga ditempati, Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah pendaftar sebanyak 70.910 dan jumlah diterima sebanyak 8.100, dengan rasio peserta diterima terhadap pendaftar sebesar 11,42 persen

Khofifah berharap, prestasi ini mampu diiringi berbagai prestasi lainnya saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi nantinya. Khofifah juga meminta kepada siswa yang belum lolos untuk tidak berkecil hati atau putus asa.

Masih ada jalan lain untuk masuk PTN yakni dengan mengikuti Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang akan digelar April mendatang.

"Saya yakin yang hari ini belum lolos, saat SBMPTN mendatang akan lulus atau lewat jalur mandiri universitas. Syaratnya, tetap semangat, pantang menyerah, optimistis, dan terus berdoa," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi menyebut, raihan predikat sebagai Provinsi dengan siswa terbanyak yang diterima melalui jalur SNMPTN ini merupakan buah kerja keras para siswa dengan pendampingan dari para kepala sekolah, guru dan orang tua.

"Alhamdulillah, melalui pendampingan yang intensif oleh para guru dan komunikasi yang efektif antara sekolah dengan para orang tua, siswa-siswi Jawa Timur kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan pada tahun ini," ujarnya.

Wahid Wahyudi juga meminta agar para guru terus bekerja keras untuk mendampingi siswa-siswinya yang akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk masuk PTN melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang akan dilaksanakan pada bulan April 2021.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved