Breaking News:

Travel

Potensi Wisata Alam dan Sportourism di Ngawi bikin Kesengsem Kemenparekraf 

Potensi wisata di Kabupaten Ngawi menarik perhatian Kemenparekraf untuk mengembangkannya.

Foto: Kemenparekraf
Pemandangan di sekitar Air Terjun Pengantin di lihat dari ketinggian. 

SURYA.co.id | – Potensi wisata di Kabupaten Ngawi menarik perhatian Kemenparekraf untuk mengembangkannya.

Kabupaten terletak di ujung barat Provinsi Jawa Timur ini ternyata memiliki beberapa julukan, salah satunya adalah Kota Bambu.

Julukan ini diyakini menjadi asal-usul dari nama kabupaten tersebut dimana nama Ngawi berasal dari kata “awi” yang berarti bambu karena berada di pinggir Sungai Bengawan Solo yang banyak ditumbuhi bambu.

Ngawi sendiri memiliki banyak potensi wisata dan produk kreatif berkearifan lokal yang lengkap seperti wisata alam, sejarah, kuliner, budaya, hingga sportourism.

Kondisi ini cocok apabila  dipadukan dengan pengembangan ekowisata yang berkaitan erat dengan desa wisata.

Selain itu, Ngawi juga memiliki potensi di bidang agrowisata yang tak kalah menarik mengingat Ngawi memiliki banyak industri pangan.

Bagi pecinta wisata alam misalnya ada Air Terjun Pengantin yang berasal dari dua sumber mata air berbeda.

Lalu  wisata sejarah dan edukasi tentang fosil-fosil dan manusia purba di Museum Trinil.

Wisata kuliner lethok pecel dengan bumbu lethok  yang berasal dari tempe segar dan tempe setengah busuk yang dihaluskan.

Selain itu juga ada potensi  sport tourism sembari menikmati pemandangan alam, hingga melihat tradisi Keduk Beji atau penggantian kendi yang disimpan di pusat sumber air.

Halaman
123
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved