Berita Sampang
Pelaku Balap Liar di Sampang Digerebek Polisi, Panik Sampai Tercebur ke Sawah
pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat jika di lokasi itu sering dijadikan ajang balap liar yang mengganggu ketenangan dan meresahkan warga.
SURYA.CO.ID, SAMPANG - Penangkapan terhadap para pelaku balap liar atau trek-trekan di Jalan Raya Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Minggu (21/3/2021) malam, berlangsung begitu seru tetapi juga kocak.
Bagaimana tidak, beberapa pelaku balap liar menjadi panik saat dikejar petugas Polres Sampang sampai salah arah. Ada yang kabur menyenggol trotoar, tetapi sebagian malah nyasar ke persawahan sehingga motornya nyungsep ke kubangan lumpur.
Dari penggerebekan itu, Satlantas Polres Sampang berhasil mengamankan 10 kendaraan milik pelaku balap liar. Kami amankan semua kendaraan milik pelaku, mulai yang diamankan di jalan raya maupun di persawahan. Jumlahnya ada 10 kendaraan," kata Ayip, Senin (22/3/2021).
Dijelaskan Ayip, sebelumnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat jika di lokasi itu sering dijadikan ajang balap liar yang mengganggu ketenangan dan meresahkan warga.
Sehingga, polisi menyiapkan strategi penggrebekan dengan berpakaian preman, termasuk kendaraan yang digunakan menuju ke lokasi. "Kami tidak ingin para pelaku mengetahui kehadiran petugas, jadi perlu strategi khusus," terangnya.
Lebih lanjut, sebagai efek jera terhadap para pelaku, pihaknya mengamankan kendaraan hingga tiga bulan lamanya. "Kalau belum lewat tiga bulan, kami tidak akan mengeluarkan kendaraannya," tegasnya.
Dan saat mengambil kendaraannya, lanjut Ayip, pemiliknya harus membawa surat-surat kendaraan asli dan lengkap. Juga harus membawa perlengkapan kendaraan yang standar. Karena dari 10 motor yang disita, sebagian besar memiliki knalpot brong. HANGGARA PRATAMA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/balap-liar-di-sampang-tercebur-ke-sawah.jpg)