Breaking News:

PLN

Pasok Listrik PT Cheil Jedang Indonesia,  PLN Pastikan Keandalan dan Layanan Terbaik

PLN Resmi pasok kebutuhan listrik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), perusahaan multinasional asal Korea Selatan sebesar 4,8 MW.

Foto: PLN UID Jatim untuk surya.co.id
Penandatanganan kerjasama PLN dengan PT CJI untuk penyaluran listrik industri.  

SURYA.co.id | SURABAYA - PLN Resmi pasok kebutuhan listrik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), perusahaan multinasional asal Korea Selatan sebesar 4,8 MW.

Komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan kerjasama program Captive Incentive sebesar 4.8 MW antara PLN Unit Induk Distribusi Jatim  dengan CJI  di Kantor CJI, Pasuruan, Jatim, Senin (22/3/2021).

“PT Cheil Jedang Indonesia secara resmi telah mengikuti program Captive Incentive dari PLN dan menjadi perusahaan pertama di Jawa, Madura dan Bali yang memanfaatkan program ini.

Harapan kami, layanan yang kami berikan dapat berkontribusi meningkatkan kompetisi produk PT CJI di pasar internasional dan mempererat hubungan antara PLN dan PT CJI ," kata Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN.

Program Captive Incentive dari PLN ini memberikan potongan tarif listrik kepada perusahaan yang beralih dari pembangkit sendiri menggunakan pasokan listrik dari PLN.

Melalui program ini diharapkan pelanggan bisnis dan industri juga bisa melakukan efisiensi biaya operasionalnya.

Sebagai informasi, kondisi kelistrikan di Jawa Timur aman dan surplus untuk mendukung kebutuhan PT CJI maupun perusahaan lain yang menggunakan pasokan listrik PLN dalam kegiatan operasionalnya.

Per Maret 2021, daya mampu Jawa Timur sebesar 8.235 MW dengan beban puncak siang mencapai 5.336 MW dan malam 5.240 MW.

“Dengan ketersediaan cadangan daya yang cukup dan bahkan diekspor ke Jawa Bagian Tengah juga Bali, kami optimis kesempatan berinvestasi dapat terbuka lebih lebar kepada seluruh pelaku investasi untuk masuk dan berinvestasi di berbagai macam sektor di Jawa Timur,” imbuh Bob.

Sedang Yoon Tae Sang, Vice President Director PT Cheil Jedang Indonesia mengungkapkan pertimbangan keikutsertaan CJI dalam program captive incentive ini, antara lain, suplai pasokan listrik PLN stabil dan ramah lingkungan.

Selain itu, kata Yoon, serta dapat menguntungkan kedua belah pihak untuk dapat berkembang dan menjaga stabilitas produk.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved