Breaking News:

Berita Surabaya

Kader HMI Pertanyakan Adanya Sponsor Tunggal Pada Kongres XXXI di Surabaya

Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempertanyakan adanya sponsor tunggal yang tercantum pada Kongres XXXI HMI di Surabaya.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sulvi Sofiana
Seminar bertema "Investasi Dalam Roadmap Kebangkitan dan Kedaulatan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi COVID-19" saat pembukaan Kongres XXXI HMI di Surabaya, pekan lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempertanyakan adanya sponsor tunggal yang tercantum pada Kongres XXXI HMI di Surabaya.

"Acara kongres berlangsung semarak dengan seminar yang mengundang berbagai narasumber. Sebanyak 1.000 kader HMI mempertanyakan pencantuman logo Indika Energy disamping logo Pemerintah Provinsi Jawa Timur di banner Kongres XXXI HMI di Surabaya," kata salah satu kader HMI Yogi TJ di Surabaya, Minggu (21/3/2021).

Yogi menyatakan, kongres HMI harusnya berjalan independen, baik secara etis maupun organisatoris serta menjunjung tinggi sumber pendapatan yang tidak mengikat.

"Sponsor tunggal yakni Indika Energy yang disandingkan dengan logo Pemprov Jatim dipertanyakan sebagian besar kader. Apakah Indika Energy yang kemudian memberikan sumbangsih sponsor. Saya mencoba meminta klarifikasi dari sejumlah panitia," ujar representasi Cabang HMI Bandung itu.

Lebih lanjut, kata Yogi, kader-kader menilai dengan adanya sponsor tunggal tersebut telah mencederai independensi dari HMI.

"Ada nilai yang telah mencederai independensi dari HMI. Saya menilai ini mencederai nilai HMI. Saya meminta klarifikasi apa maksud dan tujuan ada logo sponsor tunggal," ujarnya.

Rustan Suparjo, peserta kongres menambahkan jika adanya sponsor ganjil memang dipertanyakan sejumlah pihak.

"Saya melihat bahwa memang logo dari Indika Energy memang ada yang terpasang dalam banner di dalam forum kongres. Padahal di kongres sebelumnya, di Ambon tidak ada sponsor tunggal," tegasnya.

Sebelumnya Kongres XXXI HMI di Surabaya dibuka dengan seminar bertema "Investasi Dalam Roadmap Kebangkitan dan Kedaulatan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi COVID-19".

Seminar tersebut mendatangkan sejumlah tokoh untuk menjadi pembicara yakni Presiden Direktur Indika Energy Arsjad Rasjid dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved