Breaking News:

Berita Pamekasan

Petugas Gabungan di Kabupaten Pamekasan Lakukan Operasi Yustisi di Taman Arek Lancor

Saat operasi yustisi tersebut berlangsung, melibatkan petugas dari berbagai unsur, meliputi TNI, Polri dan Satpol PP Pamekasan.

Foto Istimewa Polres Pamekasan
Petugas gabungan di area Taman Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Jumat (19/3/2021) malam 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Petugas gabungan di Kabupaten Pamekasan, Madura terus gencar melakukan 'Operasi Yustisi' di area Taman Monumen Arek Lancor, tepatnya di sebelah timur Jalan Jokotole, Jumat (19/3/2021) malam.

Saat operasi yustisi tersebut berlangsung, melibatkan petugas dari berbagai unsur, meliputi TNI, Polri dan Satpol PP Pamekasan.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS mengatakan, operasi yustisi rutin digelar setiap hari oleh petugas gabungan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Pamekasan.

Kata dia, selain melakukan operasi yustisi, petugas gabungan juga menerapkan Protokol Kesehatan terhadap sejumlah pengendara.

Setiap pengendara yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, akan diberikan sanksi sosial.

"Sasaran operasi tadi malam bertempat di area Taman Monumen Arek Lancor, sebelah Timur Jalan Jokotole," kata AKP Nining Dyah, Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: Gubernur Khofifah Awali Rangkaian Kunjungan di Tuban dengan Ziarah Makam Sunan Bonang

Baca juga: Pindahan ke Pasar Legi Setelah Lebaran, Pasar Relokasi Ponorogo Dirancang Jadi Pojok PKK

Baca juga: Masih Ada Pandemi Covid-19, Pelatih Persik Kediri Joko Susilo Minta Persik Mania Tak Gelar Nobar

Menurut AKP Nining, saat operasi yustisi tersebut berlangsung, petugas gabungan memeriksa setiap pengemudi dan penumpang angkutan umum yang melintas di area Taman Monumen Arek Lancor.

Kata dia, bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, langsung diberikan teguran tertulis dan sanksi sosial dengan cara membersihkan lingkungan sekitar.

"Semoga dengan setiap hari dilaksanakannya operasi yustisi dan memberikan imbauan untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun pakai air mengalir, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas masyarakat, bisa membuat mereka patuh lagi dengan menerapkan protokol kesehatan," harapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved