Breaking News:

Berita Surabaya

Puluhan Kendaraan dan Miras Ilegal Disita saat Satsabhara Polrestabes Surabaya Gelar Razia Malam

Jelang bulan suci Ramadhan, kepolisian terus melakukan upaya penertiban terhadap geliat penyakit masyarakat

Polrestabes Surabaya
Polisi menunjukkan barang bukti dan empat orang yang terjaring razia balap liar di Surabaya. 

Berita Surabaya
Reporter: Firman Rachmanudin
Editor: Irwan Sy

SURYA.co.id | SURABAYA - Jelang bulan suci Ramadhan, kepolisian terus melakukan upaya penertiban terhadap geliat penyakit masyarakat yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas di kota Surabaya.

Seperti yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polrestabes Surabaya melalui unit Tipiring dan tim Respattinya, dalam tiga bulan terkahir telah melakukan upaya penertiban dan penindakan balap liar baik motor maupun sepeda angin juga peredaran minuman keras ilegal.

Setidaknya ada 58 unit sepeda angin, 191 motor dan 1.000 botol minuman keras berbagai merek.

"Barang bukti miras yang banyak, mencapai 800an botol itu adalah arak jenis Ciu yang kami amankan di sebuah rumah kawasan Rungkut Surabaya," terang Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman Priyanto, Jumat (19/3/2021).

Pengungkapan distributor miras itu bermula saal polisi mendapat informasi masyarakat jika akan ada pengiriman minuman keras dengan jumlah besar dari Solo ke Surabaya.

"Tim kemudian bergerak melakukan pengintaian hingga kami dapati tempat penyimpanan miras tersebut," imbuhnya.

Miras tersebut merupakan milik penjual berinisial RBK (41) yang mengaku sudah empat bulan ini beroperasi.

Miras itu dibeli dari sebuab pabrik di Solo dengan harga 30 ribu dan dijual kembali seharga 75 ribu per botolnya di Surabaya.

"Kami lakukan sidang tindak pidana ringan. Dan lakukan pengembangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait," terangnya.

Dalam penindakan itu, polisi berharap agar masyarakat Surabaya berpartisipasi aktif memberikan informasi kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat terutama jelang Ramadhan dalam suasan pandemi Covid-19.

"Agar masyarakt bisa nyaman beribaha Ramadhan. Kemudian juga apalagi ini ditengah pandemi. Kita harus juga tetap menjaga protokol kesehatan dan hindari kegiatan yang tidak penting," tandasnya.

Selain RBK, polisi juga mengamankan AS, RF, CAP, DN yang masih dibaeah umur karena terjaring razia balap sepeda liar.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved