Breaking News:

Pasukan TNI Banteng Raider Akhirnya Pulang ke Semarang, 4 Rekannya Gugur Diberondong KKB Papua

Pasukan TNI Banteng Raider Akhirnya Pulang ke Semarang. 4 Rekannya yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Gugur Diberondong KKB Papua.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
kodam4.mil.id
Pasukan TNI Banteng Raider Akhirnya Pulang ke Semarang. 4 Rekannya Gugur Diberondong KKB Papua 

"Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Jiwa ragaku demi kemanusiaan," kata dia.

Kapolda juga berpesan agar tugas pengamanan dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Para anggota juga harus saling melindungi.

"Dibutuhkan disiplin diri dan kesatuan serta saling menjaga satu dengan yang lain," kata Latif.

Ia berharap, para personel yang diberangkatkan untuk melakukan pengamanan di Papua akan kembali dalam kondisi selamat seluruhnya.

"Saya harap kembali ke Polda NTT dengan jumlah yang lengkap dan aman yaitu 100 orang, tidak berkurang satu pun personel dengan alasan apapun," tegas Latif.

Upacara pelepasan personel itu juga diwarnai pemberian penghormatan secara khusus.

Kapolda dan anggota yang hadir menghadap 100 anggota Brimob dan melakukan penghormatan.

Penghormatan dengan cara ini merupakan kali pertama yang digagas oleh Kapolda NTT.

Di bagian lain, TNI terus mengirimkan pasukannya untuk mengamankan daerah perbatasan di Papua.

Prajurit-prajurit dari Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista atau Yonif 403/WP akan segera dikirim mengikuti tugas operasi Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Papua.

Tak cuma menjaga perbatasan, pasukan berlambang Garuda Merah itu juga harus menghadapi aksi-aksi separatis KKB Papua.

Rencananya, kurang lebih 450 prajurit Yonif 403/WP akan dikirim ke perbatasan RI-PNG pada 23 Februari 2021 mendatang.

Seperti dilansir dri Tribunjogja.com dalam artikel 'Sebelum Berangkat Tugas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 403/WP Ikuti Tradisi Cium Tunggul Batalyon'

“Para prajurit Yonif 403/Wirasada Pratista dalam melaksanakan tugas operasi nantinya harus menjaga nama baik satuan,” kata Mayor Inf Ade selaku Komandan Batalyon Infanteri 403/WP, Senin (15/2/2021).

Ia meminta kepada prajurit agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun satuan.

“Pada akhirnya, itu juga akan merusak citra TNI AD di mata masyarakat. Maka, berhati-hatilah,” tuturnya lagi.

Ia menjelaskan, tujuan dari penciuman tunggul, selain karena tradisi juga memperkuat rasa cinta prajurit kepada satuan.

Itu juga cara untuk memupuk jati diri prajurit Yonif 403/WP agar tidak luntur atau mengendor karena berbagai pengaruh lingkungan serta kemajuan zaman yang terus berkembang saat ini.

Ikuti Berita terkait KKB Papua di Surya.co.id

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved