Breaking News:

CIMB Niaga Optimis Pertumbuhan Penyaluran KPR Tahun 2021 Melejit

CIMB Niaga optimis penyaluran KPR di tahun ini akan tumbuh melejit lebih tinggi, karena ada beberapa indikasi yang akan mendorong pembelian rumah

Istimewa/CIMB Niaga
Mortgage & Secured Loan Business Head CIMB Niaga, Heintje Mogi dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Kamis (18/3/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) optimis penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di tahun 2021 akan tumbuh melejit lebih tinggi. Hal itu karena ada beberapa indikasi yang akan mendorong pembelian rumah di tahun 2021 ini.

"Pertama karena adanya optimisme pemerintah akan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi 4,5 persen sampai 5 persen," kata Heintje Mogi, Mortgage & Secured Loan Business Head CIMB Niaga dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Kedua, adanya kebijakan stimulus dari pemerintah untuk mendorong konsumen rumah mendapatkan kemudahan. Seperti insentif PPN 10 persen untuk proses akad jual beli dari Maret - Agustus 2021.

"Kolaborasi perbankan, broker dan developer sangat diperlukan untuk mendukung upaya ini," lanjut Heintje Mogi.

Ketiga, CIMB Niaga juga mampu mencatatkan pertumbuhan positif pada KPR di tahun 2020. Per 31 Desember 2020, CIMB Niaga mencatatkan peningkatan penyaluran KPR sebesar 5,9 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp 35,78 triliun.

"Raihan ini lebih tinggi dari pertumbuhan KPR industri perbankan nasional pada periode yang sama," ungkap Heintje Mogi.

Dan keempat, CIMB Niaga di tahun ini memberikan banyak penawaran menarik untuk pembiayaan KPR. Diantaranya program bunga/margin tersebut yaitu fixed 3,66 persen pada tahun pertama dan 5,88 persen untuk tahun kedua dan ketiga.

Sedangkan tahun berikutnya berlaku suku bunga/margin mengambang atau floating.

Program ini dapat dimanfaatkan masyarakat hingga 31 Maret 2021, dan memiliki jangka waktu mulai 10 hingga 25 tahun.

"Dengan tenor yang panjang tersebut, masyarakat dapat lebih leluasa mengelola keuangan, di antaranya pembayaran cicilan bulanan menjadi lebih terjangkau," jelas Heintje.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved