Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Hanya Konsumen, Ada 4 Pihak Lain yang Harus Puas dalam Bisnis Kuliner

Coach Ino menerangkan, sebenarnya tidak hanya konsumen yang perlu diperhatikan dalam berbisnis.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/akira tandika
Coach Bisnis Kuliner Ino Permana 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bisnis Kuliner yang tumbuh sangat cepat hingga berlipat sejak dibuka pertama kali, sebetulnya bukan pertanda baik.

Justru agak berbahaya, terutama jika pemiliknya tidak siap.

Bisa jadi, itu bukan konsumen yang akan menjadi pelanggan.

Hanya orang-orang yang merasa penasaran dengan produk bisnis kita.

"Biasanya, kalau pemilik tidak siap akan terjadi banyak komplain. Misalnya, rasa makanan tidak seperti biasanya, keterlambatan pesanan, dan lain sebagainya," terang Coach Bisnis Kuliner Ino Permana dalam tayangan di YouTube Harian Surya.

Tentu saja, hal ini tidak ingin dialami oleh para pebisnis kuliner.

Baca juga: Pemkot Buka Rekrutmen Pekerjaan Khusus yang Ber-KTP Surabaya, Pendaftaran Lewat RT

Baca juga: Polres Madiun Selidiki Dugaan Korupsi Penyelewengan APBDes di Desa Kaligunting

Baca juga: Presiden Jokowi Buka Kongres HMI ke-XXXI di Kota Surabaya, Berikan Pesan Khusus Ini

Lalu bagaimana cara membuat konsumen bisa menjadi pelanggan tetap di bisnis kuliner kita?

Dalam kasus ini, Coach Ino menerangkan, sebenarnya tidak hanya konsumen yang perlu diperhatikan dalam berbisnis.

Dengan tujuan agar bisnis dapat berkembang dan bertahan lama.

"Ada empat hal yang harus diperhatikan dan diberi kepuasan di antaranya, pemilik bisnis, tim, supplier, dan pembeli. Hal ini menunjukkan bahwa, ada tiga pihak lain yang harus dipuaskan di awal sebelum pembeli," jelasnya.

Coach Ino menunjukkan diagram bisnis kuliner yang seharusnya menjadi pedoman pebisnis, di mana paling utama adalah bisnis melayani pemilik, pemilik melayani tim, tim melayani pembeli, dan kembali pada pembeli melayani bisnis untuk menghasilkan keuntungan.

"Siklus ini penting diterapkan pemilik bisnis. Selain untuk memuaskan pihak-pihak tersebut, ini juga menjadi kunci agar bisnis bertahan lama," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved