Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Santunan Korban Meninggal Karena Covid-19 dari Gubernur Jatim Cair April 2021

Bulan April 2021, 2.144 orang ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 sudah bisa menerima uang santunan masing-masing Rp 5 juta.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi, saat diwawancara Rabu (17/3/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi menegaskan, pencairan santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat covid-19 maksimal satu bulan setelah data pengajuan dari pemkab dan pemkot masuk ke provinsi.

Sehingga, dikatakan Alwi, bahwa pada bulan April 2021 mendatang, sebanyak 2.144 orang ahli waris korban meninggal akibat covid-19 sudah bisa menerima uang santunan masing-masing Rp 5 juta.

"Santunan dari Pemprov untuk ahli waris korban meninggal karena covid-19 yang tahap pertama, Insya Allah April sudah bisa cair. Karena kami memberikan deadline untuk bupati dan wali kota untuk mengajukan nama-nama dari 2.144 orang ahli waris yang berhak dapat santunan, maksimal 31 Maret 2021," tegas Alwi, Rabu (17/3/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah Kementerian Sosial mengeluarkan SE tentang penghentian pemberian santunan bagi korban meninggal akibat covid-19, ribuan warga Jatim yang telah melakukan pengajuan tentu mengalami kekecewaan.

Untuk itu, Pemprov Jatim memutuskan akan memberikan santunan bagi mereka dengan nominal sebesar Rp 5 juta per orang.

Di Jawa Timur sendiri, data sampai dengan tanggal 4 Maret 2021, jumlah korban meninggal akibat covid-19 mencapai dari 9.212 orang. Tapi yang sudah mengajukan permohonan untuk mendapat santunan dan diproses ke Kementerian Sosial hingga sebelum adanya SE penghentian santunan, ada sebanyak 2.144 orang.

"Maka kami putusakan dalam pemberian santunan ini akan kita laksanakan secara bertahap. Prioritas pertama, santunan dari pemprov itu kami berikan pada yang sudah mengajukan permohonan, yaitu sebanyak 2.144 orang," tegas Alwi.

Untuk itu, Pemprov Jatim telah memberikan surat edaran Kepada bupati/wali kota agar segera mengusulkan nama-nama korban ahli waris akibat covid-19 dari 2.144 itu.

Lebih lanjut untuk sisanya yang belum disantuni, dikatakan Alwi, bahwa mereka akan diproses setelah 2.144 tersebut selesai disantuni.

Baca juga: Setelah Dihentikan Kemensos, Pemprov Jatim Akan Santuni Korban Meninggal Akibat Covid-19

"Pada prinsipnya ahli waris semuanya boleh mengajukan nantinya. Tidak ada batasan atau kategori bagi yang berhak mengajukan. Namun jika tidak mengajukan santunan juga tidak dilarang," tandas Alwi.

Berdasarkan data dari Dinsos Jatim, dari 2.144 orang yang mendapatkan prioritas lebih dulu dicairkan santunannya, terbanyak ada dari Kota Surabaya. Kemudian disusul dari Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, dan Kabupaten Banyuwangi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved