Breaking News:

Berita Nganjuk

Jambret di Nganjuk telah Beraksi di 16 Lokasi, selalu Incar Pengendara Motor Sendirian

Menjambret di 16 lokasi, LN (24) karyawan swasta warga Desa Pacewetan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk diamankan Resmob Polres Nganjuk.

surya.co.id/ahmad amru muiz
Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama saat berdialog dengan tersangka jambret di 16 TKP wilayah hukum Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Menjambret di 16 lokasi, LN (24) karyawan swasta warga Desa Pacewetan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk diamankan Resmob Polres Nganjuk.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti kejahatan sekitar delapan unit ponsel berbagai merek, tas, dompet, sejumlah KTP, STNK, berbagai kartu ATM perbankan, kartu BPJS, SIM C, satu unit sepeda motor, dan sebagainya.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan, aksi dari tersangka sendirian, yakni terlebih dahulu mencari target penjambretan di jalan raya wilayah Kecamatan Pace hingga Kecamatan Loceret.

"Tersangka ini menanti calon korban yang bersepeda motor sendirian di jalan raya Kediri-Nganjuk," kata Harviadhi Agung Prathama dalam konferensi pers, Rabu (17/3/2021).

Ketika mendapati calon korban yang bersepeda motor sendirian dengan membawa tas, dikatakan Harviadhi, tersangka langsung beraksi dengan membuntuti korban.

Ketika sampai di jalan sepi saat itu juga tersangka mulai beraksi dengan memepet kendaraan korban. Setelah itu, tersangka langsung menarik tas milik korbannya hingga terputus dan membawa kabur.

"Korban yang tasnya berhasil dibawa tersangka berupaya mengejar tersangka sambil berteriak jambret," ucap Harviadhi.

Teriakan korban tersebut, ungkap Harviadhi, sempat didengah warga sekitar yang ikut membantu mengejar tersangka.

Dan tersangka sempat terjatuh sehingga tas dapat kembali diambil korban. Namun tersangka tiba-tiba bergerak cepat dan kembali merebut tas korban hingga terlepas.

Tersangkapun kembali kabur dan korban bersama warga yang berupaya mengejar kehilangan jejak.

"Kebetulan di sekitar TKP tersebut ada tim Resmob Polres Nganjuk yang sedang melakukan penyelidikan dan mereka langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap tersangka penjambretan," ujar Harviadhi.

Hingga akhirnya, tambah Harviadhi, tersangka penjambretan tersebut berhasil diamankan beserta barang bukti kejahatan yang dilakukan.

Tersangka sempat dilakukan tindakan tegas terukur karena berupaya kabur dari tim Resmob Polres Nganjuk.

"Dalam pemeriksaan, tersangka penjambretan mengaku beraksi di 16 dengan modus sama. Dan tersangka ini terancam dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Dimana ancaman hukumannya penjara hingga sembilan tahun," tutur Harviadhi Agung Prathama.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved