Breaking News:

Jabatan Presiden 3 Periode

Pengamat Ini Deklarasikan Pasangan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024, jika Jabatan Presiden 3 Periode

Untuk menghindari polarisasi di masyarakat, pengamat politik Indo Barometer, M Qodari siap mendeklarasikan pasangan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024.

Kolase Kompas.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. Pengamat Indo Barometer mendukung pasangan Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024. 

"Harus bisa jawab tantangan zaman jangan berumah di atas angin," katanya.

Dengan majunya pasangan Jokowi-Prabowo, kata Qodari, maka akan fokus untuk hadapi Covid-19 saat ini dan bisa menjawab tantangan zaman di masa depan.

Sebelumnya, wacana bakal ada penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, disampaikan secara langsung oleh politikus senior Amin Rais.

Sebenarnya, wacana itu sudah mengemuka dalam berbagai forum dan perbincangan di media sosial.

Salah satu pintu untuk melakukan penambahan periode masa jabatan adalah melalui amandeman UUD.

Namun, Presiden Jokowi menyatakan tidak berminat untuk menjadi presiden tiga periode.

"Sebagai presiden yang dipilih langsung oleh rakyat berdasarkan konstitusi, maka sikap saya terhadap konstitusi yang membatasi masa jabatan presiden paling lama dua periode, tidak berubah.

Saya sama sekali tidak ada niat, juga tidak berminat, menjadi presiden tiga periode," katanya, Senin (15/3/2021).

Jokowi peringatkan Amien Rais tak bikin gaduh

Sebelumnya, isu tentang penambahan masa jabatan presiden selama tiga periode kembali mencuat.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved