Breaking News:

Berita Surabaya

Petugas Obrak-abrik Warung Andok Sabu di Semampir Surabaya, Bangunan Semi Permanen Dibongkar

Kawasan zona merah narkotika di Surabaya Utara dibongkar petugas gabungan. Warung andok narkotika jenis sabu itu digrebek petugas gabungan.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Petugas gabungan saat membongkar bangunan semi permanen tempat beli pakai sabu di bantaran sungai belakang sebuah gudang di kawasan Semampir Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kawasan zona merah narkotika di Surabaya Utara dibongkar petugas gabungan.

Warung andok narkotika jenis sabu itu digrebek petugas gabungan pada Sabtu (13/3/2021) siang.

Petugas gabungan dari Semampir bertindak senyap dan berhasil merangsek ke lokasi di Jalan Sidorame Dalam, tepatnya di bantaran sungai belakang sebuah gudang di kawasan Semampir Surabaya.

Di sana, petugas yang sebagain berpakaian preman berhasil mengamankan beberapa orang yang hendak kabur.

Mereka adalah YM (16), ZA (14) serta dua orang lainnya yakni Ardiansyah (20) dan Syaiful Anam (20).

"Mereka kami amankan saat penggerebekan dilakukan. Banyak orang yang kemudian lari, di antaranya empat orang yang kami amankan karena ada di lokasi. Saat ini masih kami dalami," beber Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto, Senin (15/3/2021).

Selain itu, petugas juga membongkar paksa bangunan semi permanen di belakang gudang yang disinyalir sebagai tempat beli pakai narkotika jenis sabu.

Di sana petugas juga menemukan beberapa poket narkotika jenis sabu dan alat hisap yang masih didalami soal kepemilikannya.

"Kami masih periksa empat orang yang kami amankan. Selain itu juga kami temukan lima unit motor yang ditinggal pemiliknya saat penggerebekan berlangsung," imbuhnya.

Ariyanto tak menampik, lokasi tersebut kerap dirazia terkait peredaran narkotika jenis sabu.

"Sama anggota kami juga sering ditangkap. Namun tetap saja kemarin digunakan lagi sebagai ajang peredaran narkoba," terangnya.

Agar tak dibangun kembali, polisi mensterilkan lokasi dengan memasang police line di area tersebut.

Selain itu, bekas bangunan semi permanen juga diangkut agar tidak kembali digunakan oleh para bandar narkoba mengoperasikan bisnisnya.

Sebelumnya, Polsek Asemrowo Surabaya juga pernah meringkus dua pekerja yang ditugasi menjaga warung andok sabu di kawasan tersebut.

Dari dua pelaku itu, polisi menyita ratusan poket sabu dan uang senilai 13 juta rupiah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved