Breaking News:

Berita Tuban

Modus Cari Burung, Dua Pria Tuban Ini Malah Gasak Delapan Motor Milik Tetangga

Modus yang digunakan pelaku melakukan aksi jahatnya yaitu mencari burung di malam hari

surya.co.id/m sudarsono
Pelaku saat memperagakan aksinya menggondol motor menggunakan kunci T di hadapan polisi, Senin (15/3/2021) 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Ada saja ulah yang dilakukan kedua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Tuban.

Noris Sandratama (32) Desa Lerankulon dan Supri (28) Leranwetan, Kecamatan Palang, tega menggasak motor milik tetangga desanya yang beralamatkan di kecamatan setempat.

Modus yang digunakan pelaku melakukan aksi jahatnya yaitu mencari burung di malam hari dengan menggunakan lampu senter, berbekal kunci T.

Saat melihat motor para korbannya terparkir di luar rumah, Noris kemudian menggondol kendaraan roda dua di delapan titik.

"Modusnya cari burung, padahal ya mau nyuri motor yang dilakukan pada malam hari saat situasi dan kondisi sepi," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri saat ungkap kasus, Senin (15/3/2021).

Baca juga: BMKG Juanda : Waspada Cuaca Esktrim saat Musim Pancaroba

Baca juga: Heboh Ular Piton Sepanjang 4 Meter Masuk Lemari Warga di Simo Kalangan Kota Surabaya

Baca juga: Gelap Mata, Kakek di Lumajang Bacok Tangan Tetangga, Berawal dari Lemparan Batu

Dijelaskan Ruruh, sebanyak delapan motor hasil curian itu selanjutnya dijual ke wilayah Rembang, dibandrol mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.

Namun dari laporan para korban, akhirnya dilakukan pengembangan hingga berujung pada penangkapan pelaku dan pengamanan barang bukti.

Kedua pelaku yang merupakan residivis itupun tak bisa mengelak atas aksi kejahatan yang dilakukan.

"Barang bukti delapan motor kita amankan, ini juga ada pemilik yang mau ambil motornya," pungkas perwira menengah tersebut.

Sementara itu, Noris mengaku melakukan aksinya karena kebutuhan ekonomi.

Pria yang sudah berkeluarga itu bahkan berdalih, jika uangnya sudah habis maka akan kembali melakukan aksi pencurian.

"Melakukan aksi pencurian sejak 2019, ya kalau uang habis nyuri lagi," ungkapnya didampingi Supri.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved