Breaking News:

Berita Mojokerto

Ribuan Pedagang Pasar Kota Mojokerto Dapat Vaksin Covid-19

Pemkot Mojokerto melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan pedagang di sejumlah pasar tradisional Kota Mojokerto.

mohammad romadoni/surya.co.id
Vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang pasar tradisional di Kota Mojokerto. 

Berita Mojokerto
Reporter: M Romadoni
Editor: Irwan Sy

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pemkot Mojokerto melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan pedagang di sejumlah pasar tradisional Kota Mojokerto.

Vaksinasi Covid-19 tahap dua tersebut setidaknya menyasar sebanyak 3.520 pedagang di delapan pasar tradisional yaitu Pasar Tanjung Anyar, Pasar Prapanca, Pasar Kranggan, Pasar Burung Mpunala, Pasar Prajuritkulon, Pasar Hewan Kedundung, Pasar Benpas dan Pasar Kliwon.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat vaksinasi Covid-19 tahap dua untuk pemberi pelayanan publik.

Namun, ia membuat kebijakan vaksin Covid-19 untuk pedagang pasar karena alokasi pemberi layanan publik belum memenuhi kuota.

"Karena data belum memenuhi kuota maka agar vaksin dapat segera dimanfaatkan saya membuat kebijakan untuk para pedagang yang ada di pasar tradisional  untuk penerima vaksin," ungkapnya, Sabtu (13/3/2021).

Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto itu menyebut vaksinasi Covid-19 tahap dua diberikan untuk para pedagang pasar ini untuk mengantisipasi adanya klaster penyebaran Virus Corona karena 
mereka merupakan sentra perekonomian masyarakat di Kota Mojokerto.

Para pedagang pasar tradisional termasuk prioritas selain Nakes, pegawai Pemkot, guru dan TNI/ Polri.

"Pasar tradisional merupakan sentra perekonomian masyarakat yang terjadi interaksi pertemuan tidak hanya warga dari Kota Mojokerto namun juga dari sejumlah daerah lain," jelasnya.

Menurut dia, pihaknya telah berkirim surat pada Gubernur Jatim terkait permohonan lebih awal dalam distribusi vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim ke Kantor Dinkes Kota Mojokerto.

Ini dilakukan untuk memastikan vaksinasi terhadap ribuan pedagang pasar tradisional rampung dalam pekan ini.

"Saya berkirim surat pada Ibu Gubernur untuk kuota selanjutnya dapat didistribusikan lebih awal lantaran jumlah vaksin di Dinkes mulai menipis, apalagi Vaksinasi harus bekerja memberikan vaksin kepada masyarakat," terangnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved