Breaking News:

Advertorial

Dosen IIK BW Kediri Dapat Dana Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Rp 320 Juta dari Kemristek

Dosen Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri mendapatkan dana hibah Rp 320 juta dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek).

Editor: irwan sy
IIK BW
Dari kiri ke kanan: kelompok dosen Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri, Tri Ana Mulyati MSi (Ketua), Fery Eko Pujiono MSi, dan Munifatul Lailiyah MSc Apt, yang mendapat beberapa dana hibah melalui karya-karya jurnal penelitian mereka. 

SURYA.co.id - Dosen Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri mendapatkan dana hibah Rp 320 juta dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek).

Dana itu didapat melalui skema kompetisi dana hibah penelitian dan pengabdian masyarakat.

Dosen IIK Bhakti Wiyata, Atmira Sariwati MSi, memperoleh Rp 270 juta rupiah yang memenangkan kompetisi hibah PKPT (Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi) LLDIKTI WILAYAH VII dengan judul penelitian 'Isolasi & Identifikasi Senyawa Kimia Etnobotani Kediri Berpotensi Antioksidan sebagai Anti Diabetes Millitus dan Anti Hiperuresemia'. 

Selain itu, kelompok dosen IIK BW juga mendapatkan dana hibah senilai 50 juta melalui Hibah Program Kemitraan Masyarakat.

Kelompok dosen tersebut diketuai oleh Tri Ana Mulyati MSi, dengan penelitan berjudul 'Pemberdayaan Kelompok UTARAN Melalui Program "SMART" Sebagai Usaha Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19'.

“Meskipun dana hibah eksternal tahun ini terdapat pemotongan yang besar dibanding tahun lalu, secara kualitas dan kuantitas kegiatan penelitian dan pengabdian oleh dosen justru menunjukkan peningkatan setiap tahunnya,” kata Deputi Penelitian dan Social Responsibility IIK BW Kediri, apt Lia Agustina MSc.

Hal tersebut terbukti dengan karya-karya jurnal internasional oleh para dosen IIK BW yang dipublikasikan di beberapa jurnal atau forum internasional seperti Journal of Public Health in Africa, Prosceeding of The 5th Conference on Health Science, Journal of Physics Conference Series, dan masih banyak lagi karya lainnya.

Terlebih lagi di IIK BW sendiri memfasilitasi 63 laboratorium yang dapat menunjang kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa maupun untuk kepentingan komersil.

"Capaian prestasi para dosen ini selain membuktikan bahwa IIK BW diisi oleh para tenaga pengajar yang berkompeten dan berkualitas, juga diharapkan menjadi motivasi baik bagi sesama rekan dosen maupun mahasiswa. IIK BW mendukung secara penuh kegiatan positif dosen maupun mahasiswa dalam mengembangkan softskill dan hardskill dengan segala fasilitas kampus yang ada," paparnya.

Anda pun dapat membuktikan sendiri bagaimana kampus kesehatan pertama di Indonesia ini dalam mencetak para tenaga kesehatan professional.

Pada 2020 lalu pun kampus ini mendapatkan penghargaan dari Ristekdikti sebagai institut terbaik ke-2 se-Jawa Timur.

Kampus ini memiliki 22 prodi kesehatan mulai dari jenjang profesi, sarjana, hingga diploma di bidang  kedokteran gigi, farmasi, perawat, fisioterapi, gizi, administrasi rumah sakit dan masih banyak lagi lainnya.

Selain perguruan tinggi, juga tersedia jenjang sekolah menengah terakreditasi A yakni SMK Kesehatan Bhakti  Wiyata.

Daftarkan diri Anda via online di www.iik.ac.id/pendaftaran atau datang langsung ke kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri yang beralamat di Jl KH Wachid Hasyim no 65, Kediri-Jawa Timur.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved