Breaking News:

Pertamina

Lewat Program Pinky Movement, Pertamina Perluas Distribusi Bright Gas, Pastikan LPG Tepat Sasaran

Pertamina terus melanjutkan pemerataan energi salah satunya melalui Program Pinky Movement.

foto: pertamina
Gas LPG tabung pink ukuran 5,5 kg yang menjadi bagian dari program Pink Movement Pertamina.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertamina terus melanjutkan pemerataan energi salah satunya melalui Program Pinky Movement.

Pinky Movement merupakan program perluasan jaringan distribusi resmi produk Liquified Petroleum Gas (LPG) Non-Public Service Obligation (NPSO) atau non subsidi.

Program ini dalam rangka mendukung dan memastikan penggunaan LPG yang tepat sasaran.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno menjelaskan Pinky Movement adalah program kemitraan (PK) .

Dalam program ini memberikan bantuan berupa kredit pinjaman lunak untuk outlet Bright Gas sebagai jaringan distribusi resmi LPG NPSO serta Pangkalan LPG PSO yang tertarik menjual Bright Gas.

Prioritisasi penggunaan pinjaman ini nantinya akan diarahkan untuk penguatan sarana dan fasilitas penjualan ,termasuk sarana branding dan promosi. 

“Sarana penjualan mencakup penambahan stok tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 12 Kg, motor untuk digunakan sebagai sarana Pertamina Delivery Service (PDS), branding outlet, serta kebutuhan lainnya," jelas Putut, Kamis (11/3/2021).

Dengan pinjaman ini, outlet Bright Gas diharapkan bisa memperkuat stok dan sarana pelayanannya sehingga dapat memperluas jaringan distribusi yang mereka lakukan.

Selain untuk Outlet Bright Gas, Program Pinky Movement juga menyasar Usaha Mikro dan Kecil (UKM) yang masih menggunakan LPG PSO atau subsidi 3 Kg.

Melalui Pinky Movement, UKM yang bersedia dikonversi menggunakan Bright Gas akan diberikan bantuan kredit pinjaman lunak dan menjadi mitra binaan Pertamina.

“Untuk UKM, Pertamina melakukan survei terlebih dahulu apakah tingkat ekonomi UKM yang menggunakan LPG subsidi 3 Kg ini sudah layak untuk dikonversi menggunakan Bright Gas," jelas Putut.

Harapannya, mereka akan menjadi pengguna dan pelanggan baru yang merasakan manfaat dari Bright Gas sekaligus membantu memastikan penggunaan LPG yang tepat sasaran.

Di tahun 2020 total 589 outlet dan UKM sudah tergabung dalam Program Pinky Movement dan sudah menerima kredit pinjaman lunak yang diberikan melalui tim Small, Medium Enterprises Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero).

Bantuan yang sudah disalurkan untuk seluruh mitra tersebut sudah mencapai lebih dari Rp 48 miliar.

Untuk tahun 2021i, Putut menjelaskan bahwa Program Pinky Movement kembali dilanjutkan dengan target mencapai 640 mitra baik dari outlet maupun mitra UKM.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved