Breaking News:

Berita Bondowoso

Pemkab Bondowoso Sosialisasi Pendataan PK21, Idikator Pembangunan Keluarga Sejahtera Berkualitas

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bondowoso, mulai melakukan sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21).

foto: humas pemkab bondowoso
DPPKB Kabupaten Bondowoso tengah melakukan sosialisasi Pendataan Keluarga 2021, Rabu (10/3/2021). 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bondowoso, mulai melakukan sosialisasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21).

Hal itu merupakan upaya membangun keluarga yang berkualitas dengan  mengurai permasalahan hingga tingkat bawah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk (Dladuk) DPPKB Bondowoso, Dr Untung Kuzairi mengatakan, Sosialisasi tersebut dilakukan kepada petugas, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa.

PK21 ini untuk melaksanakan amanat Undang-Undang nomor 52 Tahun 2009 tentang kependudukan dan pembangunan keluarga, dan sesuai instruksi dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).

"Dinas PPKB Bondowoso telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka persiapan PK21, antara lain penyiapan sarana prasarana pendukung pelaksanaan dan pelatihan SDM pengelolanya," katanya, Rabu (10/3).

Ia menyebutkan, seiring pelaksanaan pelatihan SDM pengelola PK21, pihaknya membentuk tim teaching.

Selain itu juga menjadwal pelatihan mulai tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Pelatihan SDM pengelola PK21 yang dilaksanakan pada 1-28 Maret 2021.

"Total ada 46 SDM pengelola data dan manajer data. Serta 219 orang supervisor sesuai jumlah desa dan kader pendata sekitar 1.800," terangnya.

Untung melanjutkan, proses pendataan dilaksanakan pada 1 Aparil-31 Mei 2021 secara serentak seluruh Indonesia.

DPPKB Bondowoso saat ini tengah fokus melakukan koordinasi integrasi dari berbagai unit kegiatan agar menjadi satu data keluarga.

Data PK21 tersebut dapat digunakan sebagai indikator pembangunan keluarga menuju keluarga sejahtera dan berkualitas.

"Adapun data tersebut, di antaranya data anak sekolah. Nanti bisa digunakan untuk proyeksi kebutuhan pendidikan sampai 5 tahun ke depan. Termasuk juga kebutuhan alat kontrasepsi, bentuk keluarga secara keseluruhan di Kabupaten Bondowoso," lanjutnya.

"Mengingat pentingnya pendataan keluarga Tahun 2021 ini, saya berharap masyarakat Bondowoso menyambut baik dan ikut serta menyukseskan pelaksanaan PK 21. Mulai tingkat RT, RW, desa sampai tingkat kabupaten," tandasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved