Breaking News:

Liputan Khusus

LPKA Kelas I Blitar Berikan Pemenuhan Hak-Hak Anak, Terutama Bidang Pendidikan

Selama menjalani hukuman di LPKA Kelas I Blitar, anak-anak binaan mendapatkan pelatihan.

pixabay
Ilustrasi 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar, Tatang Suherman, mengatakan, jumlah anak binaan saat ini ada 83 orang.

Untuk jumlah sipir sebanyak 58 petugas. Sementara, kapasitas ruangannya 400 kamar.

Penghuni lapas tersebut didominasi kasus pelecehan seksual.

Sementara sisanya adalah kasus narkoba dan kasus pencurian.

Mereka berasal dari sejumlah daerah di Jatim.

"Selama menjalani hukuman, anak-anak binaan mendapatkan pelatihan. Kemudian pemenuhan hak hak-anak. Terutama di bidang pendidikan. Serta pembinaan keterampilan," ujar Tatang, Rabu (31/3/2021).

Kendati demikian, Tatang mengungkapkan, tak sedikit anak-anak yang menahan rasa kangen kepada orang tua dan keluarganya.

Bahkan, Tatang juga menyebut, mereka sering mengutarakan curahan hatinya kepada para sipir.

"Kami menghibur dan menyampaikan kepada mereka, bahwa tetap tabah, dan sabar selama menjalankan masa tahanan. Yang jelas pembinaan warga binaan berusia dewasa, dengan anak anak itu berbeda," ungkapnya.

Baca juga: SCCC : Anak yang Berhadapan dengan Hukum Masih Miliki Masa Depan yang Panjang

Baca juga: Ada Nakes Terinfeksi Virus Covid-19 Usai Vaksinasi di Tulungagung, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 3 Rabu 10 Maret 2021: Gambarlah Bangun Datar yang Kamu Ketahui

Ada beberapa anak binaan lapas yang mendapatkan asimilasi di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved