Berita Bondowoso

Sejumlah Ruas Jalan Kabupaten di Bondowoso Minim Penerangan, Warga Ekstra Hati-hati saat Melintas

Sejumlah ruas Jalan Kabupaten di Bondowoso masih minim lampu penerangan jalan umum (PJU).

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Parmin
surya.co.id/danendra kusumawardana
Ruas Jalan penghubung Desa Mandiro, Kecamatan Tegalampel dengan Desa Klabang Atas belum terpasang PJU, Senin (8/3/2021). Jalan tersebut masuk kewenangan Pemkab Bondowoso. 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Sejumlah ruas Jalan Kabupaten di Bondowoso masih minim lampu penerangan jalan umum (PJU). Contohnya, Jalan penghubung Desa Mandiro, Kecamatan Tegalampel dengan Desa Klabang Atas.

Walhasil, ketika malam menjelang jalan tersebut gelap gulita.

Para pengendara pun merasa was-was ketika melintas.

Seorang pengendara, Rafi (22) mengatakan dirinya harus ekstra hati-hati kala melewati Jalan Desa Mandiro.

Memang, aspal di sana mulus tetapi ia menemui segelintir pengendara lupa menyalakan lampu motor.

Para pengendara juga kerap memacu kencang motornya.

"Saya berharap agar pemerintah lekas menambah PJU di jalan penghubung antar desa ini selain rawan kecelakaan, jalan tanpa PJU berpotensi memicu tindakan kriminal. Apalagi kondisinya sepi, seperti Jalan Mandiro yang diapit kebun tebu," katanya kepada Surya, Senin (8/3).

Anggota seksi PJU Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Imam Wahyudi menyatakan memang hingga saat ini hanya 27 persen wilayah jalan di Kota Tape yang sudah diterangi lampu.

Sebenarnya, DLHP telah berupaya agar seluruh akses jalan di Bondowoso terang benderang. Namun, usaha tersebut terganjal keterbatasan anggaran (APBD).

"Sehingga perlu waktu agar jalan di Kabupaten Bondowoso terang benderang, sesuai slogan yang sudah dicanangkan," ujarnya.

Ia menyebutkan, tiap tahun DLHP mengajukan anggaran untuk pengadaan PJU.

Rata-rata, setiap tahunnya, pihaknya menambah PJU di 5 lokasi. Satu lokasi ada 15 titik pemasangan lampu. Atau bila dikalkulasikan, total ada 75 unit PJU untuk 5 lokasi baru.

"Pengadaan PJU di masa pandemi lebih sulit, karena anggaran direfocushing untuk penanganan Covid-19. Kami juga berupaya pengadaan PJU lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) dan berhasil. Tetapi karena pandemi dihapus," paparnya.

Ia menjelaskan, pemasangan PJU saat ini akan diprioritaskan pada jalan poros kecamatan.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved