Breaking News:

Berita Kediri

Pelatihan dan Pembekalan Trainer Disabilitas di Kota Kediri, Persiapan Kegiatan Japri PWD

Diharapkan melalui kegiatan ini, teman-teman penyandang disabilitas di Kota Kediri dapat lebih berdaya dengan cara berwirausaha.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
pixabay.com
Foto Ilustrasi 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Sebanyak 12 trainer yang telah terpilih mendapatkan pembekalan sejumlah materi di Hall Kilisuci, Hotel Grand Surya Kota Kediri, Senin (8/3/2021).

Para trainer ini merupakan bagian persiapan kegiatan Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) People With Disability (PWD) atau penyandang disabilitas, hasil kerja sama Pemerintah Kota Kediri, USAID dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).

Munawaroh, Ketua HWDI Kota Kediri menjelaskan, sebelum terjun langsung menjadi pengajar, teman-teman trainer ini dibekali sejumlah materi penting di antaranya tentang kesetaraan gender, kewirausahaan dan lain sebagainya.

Dikatakan, ke-12 trainer ini berasal dari berbagai macam latar belakang yang berbeda.

"Bervariasi, jadi trainer ini ada dari keberagaman disabilitas (tuna rungu, tuna netra, dsb), keluarga disabilitas, dan perwakilan dari Pemerintah Kota Kediri dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kediri," jelasnya.

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 4 Selasa 9 Maret 2021: Mengapa Mata Pencaharian Penduduk Berbeda?

Baca juga: 4 Pemain Persebaya Surabaya Ikut Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-23, Ini Pesan Aji Santoso

Pemateri dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) ini berasal dari Universitas Ciputra yang merupakan salah satu universitas berbasis kewirausahaan yang sejalan dengan prinsip dari acara Japri-PWD 2021.

Sementara Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bidang PPMPI, Bappeda Kota Kediri, saat memberikan sambutan mengatakan, Pemkot Kediri mendukung penuh terselenggaranya acara ini.

Diharapkan melalui kegiatan ini, teman-teman penyandang disabilitas di Kota Kediri dapat lebih berdaya dengan cara berwirausaha.

“Acara ini sangat positif sekali, mengajarkan nilai-nilai berwirausaha untuk teman-teman dengan keterbatasan/disabilitas, hal ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan berarti penghalang untuk berkreatifitas,” imbuh Erwin.

Erwin menyatakan kesiapan Pemkot Kediri untuk berkontribusi dan mendukung penuh jalannya acara yang digawangi oleh USAID.

“Saya berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Kegiatan Training of Trainers (TOT) atau pelatihan/pembekalan untuk trainer diawali dengan materi seputar mendalami Konsep Entrepreneurship dan Konsep Business Model Canvas(BMC) dengan materi konsep validasi dan presentasi singkat, merancang skenario pelatihan, micro-teaching dan refleksi pelatihan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved