Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Transportasi Publik di Malang Hingga KEK Singhasari Jadi PR Gubernur Khofifah untuk Bupati Sanusi

Banyak proyek strategis nasional dengan pembiayaan dari APBN, BUMN, maupun KPBU yang ada di Kabupaten Malang yang butuh segera direalisasikan.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri sertijab Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi - Didik Gatot Subroto, di DPRD Malang, Senin (8/3/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Usai dilakukan sertijab Bupati Malang Sanusi dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (8/3/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sejumlah pekerjaan rumah.

Pasalnya banyak proyek strategis nasional dengan pembiayaan dari APBN, BUMN, maupun KPBU yang ada di Kabupaten Malang yang butuh segera direalisasikan.

Mulai proyek double track Surabaya - Bangil - Malang - Blitar - Kertosono dengan investasi Rp 5,6 trilliun, penguatan taman nasional Bromo Tengger Semeru dengan investasi Rp 570 miliar, pembangunan jalan tol Malang - Kepanjen dengan investasi Rp 5,7 trilliun.

Serta juga ada proyek jalan akses untuk TNBTS dengan nilai investasi Rp 570 miliar, pelebaran ruas jalan Turen - Lumajang dengan investasi dana APBN sebesar Rp 814 miliar, pembangunan SPAM regional Malang Raya, pembangunan Bromo Vulcania Park dengan dana Rp 450 miliar dari KPBU, dan pengembangan terrace tematik dengan dana Rp 80 miliar dari APBN. Serta juga ada KEK Singhasari yang investasinya oleh swasta dan juga APBN.

"Misalnya untuk yang sumber dananya dari APBN, itu bisa dipercepat dengan pemkab segera membuat rasionalisasi pengaruh proyek terhadap pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pendongkrak akses," tegas Khofifah.

Untuk itu, Gubernur Khofifah meminta Bupati Sanusi dan jajaran untuk segera melakukan musrenbang serta seluruh proyek strategis nasional yang di atas tersebut dimasukkan di dalam RPJMD. Dengan begitu, realisasi dari PSN itu diharapkan bisa dipercepat.

"Saya juga ingin agar terkait infrastruktur untuk mempermudah public transport jadi prioritas," tegas Khofifah.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga memesankan tentang prevalensi stunting di Kabupaten Malang yang masih cukup tinggi meski masih di bawah rerata Provinsi Jawa Timur. Angka prevalesnsi stunting di Kabupaten Malang adalah 25,56.

Serta yang tak ketinggalan Khofifah juga menitipkan terkait pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Singhasari. KEK ini investasinya mencapai Rp 4 trilliun dari APBN juga disupport oleh swasta.

Khofifah ingin KEK Singhasari yang memiliki kekhususan bidang pariwisata, ekonomi dan kreatif ini terus dimonitor dengan baik oleh Pemkab baik PMO maupun PPMO nya bisa diseinergikan.

"Tolong supaya lebih proaktif mengawal progreanya. Kami ingin KEK ini menjadi kolam tempat berkembangnya animator-animator di Kabupaten Malang, Kota Malang dan juga Kota Batu," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved