Breaking News:

Berita Jember

Sebelum DPRD Bahas KUA-PPAS dan APBD Jember 2021, Bupati Hendy Angkat Puluhan Plt Kepala Dinas

Ada pun yang akan dibahas adalah Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas PLafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan RAPBD tahun 2021.

Humas DPRD Jember for Surya
Pertemuan antara Bupati dan wakil Bupati Jember dengan Pimpinan DPRD Jember, Senin (8/3/2021) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Setelah beberapa bulan pengelolaan keuangan daerah mengambang, Kabupaten Jember akan segera memiliki APBD 2021. Itu setelah Pemkab dan DPRD Jember memiliki visi dan semangat yang sama untuk membahas APBD, masing-masing melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Jember dan Badan Anggaran DPRD Jember.

Pertemuan antara pemkab dan DPRD itu akan kembali dilakukan setelah gagal mencapai titik temu dalam pembahasan RAPBD di era kepemimpinan kepala daerah sebelumnya.

Ada pun yang akan dibahas adalah Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas PLafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan RAPBD tahun 2021.

Sebagai pemanasan, Senin (8/3/2021) sudah digelar pertemuan tertutup antara Bupati Jember Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember Muh Balya Firjaun Barlaman, dan Sekda Jember Mirfano dengan pimpinan DPRD Jember (M Itqon Syauqi, Ahmad Halim, Dedy Dwi Setiawan, dan Agus Sofyan).

Bupati Hendy menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya segera mengirimkan rancangan KUA-PPAS dan APBD Jember 2021.

"Dalam waktu satu atau dua hari kami akan segera mengirimkan draf KUA-PPAS. Dan selanjutnya membahas R-APBD," ujar Hendy usai pertemuan tertutup tersebut.

Hendy menambahkan, pertemuan itu untuk menyamakan persepsi terkait rencana pembahasan KUA-PPAS yang dilanjutkan dengan APBD. Hendy juga akan bertemu dengan fraksi-fraksi di DPRD Jember.

Kedua belah pihak berkomitmen untuk segera menyelesaikan payung hukum pengelolaan keuangan di Kabupaten Jember sampai akhir Maret mendatang.

Namun di sisi lain, pembahasan APBD harus didahului keberadaan para pejabat di masing-masing OPD yang akan mengelola anggaran. Sementara di beberapa OPD di Jember, sejumlah pejabatnya kosong atau tidak memiliki pejabat definitif.

Karena Hendy mengatakan akan mengisi sejumlah jabatan kosong dengan pelaksana tugas (Plt). Ada puluhan pos jabatan yang nantinya akan diisi dengan Plt. "Nanti akan di-Plt-kan supaya terisi dan bisa membahas APBD," imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menegaskan, pihaknya siap membahas KUA-PPAS dan R-APBD Jember tahun 2021. "Dalam waktu 15 hari sampai 21 hari bisa diselesaikan, sehingga akhir Maret kami prediksi bisa selesai," ujar Halim.

Seperti diberitakan, Kabupaten Jember hingga Maret ini belum memiliki APBD. Karenanya kepala daerah Jember yang baru, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun harus ngebut untuk mengajukan pembahasan dua dokumen hukum tersebut di awal mereka bekerja sebagai kepala daerah.

Setelah dilantik akhir Februari 2021, mereka langsung berkutat dengan rencana pembahasan KUA-PPAS dan APBD bersama DPRD Jember. Akibat ketiadaan anggaran di Kabupaten Jember, kegiatan yang berjalan di Jember hanya berupa kegiatan perkantoran rutin. ***

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved