Breaking News:

Berita Surabaya

Perawat Dorong Kemenkes agar Vaksin Merata, Vaksin Nakes dengan Fasilitas Swasta Belum Tuntas 

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) terus mendorong Kementerian Kesehatan agar vaksinasi bisa segera dilakukan pada seluruh tenaga kesehatan.

surya.co.id/sulvi sofiana
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI, Harif Fadhillah. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) terus mendorong Kementerian Kesehatan agar vaksinasi bisa segera dilakukan pada seluruh tenaga kesehatan.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI, Harif Fadhillah mengungkapkan vaksin yang dilakukan pemerintah berjalan dengan lancar saat ini, tetapi di lapangan nakes difasilitas kesehatan swasta banyak yang belum selesai. 

"Karena di awal banyak fokus di rumah sakit pemerintah, puskesmas dan rumah sakit swasta terdekat.Mungkin ada kekhawatiran juga vaksin tidak cukup. Karena jumlah nakes memang banyak. Makanya ada prioritas juga,"urainya saat mengunjungi Surabaya, Minggu (7/3/2021).

Untuk itu, PPNI telah berupaya membantu agar anggotanya dan nakes di faskes swasta bisa segera mendapatkan vaksin.

Pihaknya juga meminta titik titik vaksinasi massal diperbanyak. Sehingga lebih banyak nakes yang bisa mendatangi titik vaksinasi tanpa harus dipersulit secara administrasi.

"Mau gotong royong mau nggak, yang penting semua masyarakat menerima vaksin. Karena hal ini mendorong terjadinya herd imunity. Bagi yang tidak divaksin juga akan merasakan dampaknya,"lanjutnya.

Ia mendorong vaksin pada nakes segera dituntaskan karena waktu pemberian vaksin harusnya tidak terlalu panjang.

Pasalnya setiap vaksin memiliki jangka waktu. Ada yang enam bulan ada yang dua tahun.

"Jika ada Vaksin mandiri juga perlu agar herd immunity ini cepat terjadi,"urainya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved