Breaking News:

Berita Nganjuk

Curi Handphone Seharga Rp 3 Juta, Pemuda Pengangguran di Kabupaten Nganjuk Ditangkap Polisi

AP (21) penangguran warga Desa Kuncir Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk ditangkap polisi gara-gara mencuri HP.

Foto Istimewa Polres Nganjuk
Tersangka pencurian handphone saat diperiksa Penyidik Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - AP (21) penangguran warga Desa Kuncir Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk ditangkap polisi gara-gara mencuri HP.

Dari tangan tersangka AP, diamankan barang bukti sebuah handphone merk Asus Zenfone Max Pro M2 seharga sekitar Rp 3 juta.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara menjelaskan, kasus tersebut berawal dari masuknya laporan dari korban pemilik toko handphone di Jalan Mastrib Kelurahan Ganung Kidul Kecamatan Nganjuk Kota Kabupaten Nganjuk.

Korban pemilik toko handphone sudah tidak melihat handphone Asus di etalase tokonya.

Setelah dicari tidak ditemukan dan sejumlah orang yang ada di toko juga tidak ada yang tahu, akhirnya raibnya handphone dari etalase toko itu dilaporkan ke Polsek Nganjuk Kota Polres Nganjuk.

"Menerima laporan korban, jajaran Resmob Polsek Nganjuk Kota bersama Resmob Polres nganjuk langsung melakukan tindaklanjut penyelidikan," kata Rony Yunimantara, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Update Jadwal Indonesian Idol 2021: Ini Bocoran Lagu dan Prediksi Hasil Spektakuler Show 8

Baca juga: Bapak di Tulungagung Ini Mengemas Narkoba, Lalu Menyuruh Sang Anak untuk Mengirimnya

Baca juga: Update Kasus Diklat UKM UIN Malang yang Tewaskan 2 Mahasiswa, Polres Batu Periksa 11 Saksi

Dalam penyelidikan, dikatakan Rony Yunimantara, tim Resmob mendapatkan informasi kalau ada seseorang yang menawarkan dan menjual handphone Azus di salah satu toko handphone di Desa Cempoko Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk.

Menerima informasi tersebut, tim Resmob langsung mendatangi toko handphone tersebut.

Saat itu juga, tersangka AP yang menawarkan handphone dengan ciri dan data nomor IME sesuai dengan laporan korban pencurian langsung diamankan tim Resmob.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka AP, menurut Rony Yunimantara, mengaku telah mencuri handphone Asus di toko handphone Jalan Mastrik Kota Nganjuk.

Pencurian tersebut dilakukan ketika pemilik toko sedang melayani pembeli lain.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," ucap Rony Yunimantara.

Dan atas perbuatanya tersebut, tambah Rony Yunimantara, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Tersangka diancam hukuman penjara hingga tujuh tahun," tutur Rony Yunimantara.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved