Breaking News:

Berita Mojokerto

Gubernur Khofifah Berikan Pekerjaan Rumah bagi Bupati Perempuan Pertama Bumi Majapahit

Bupati Mojokerto dr Hj Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati H Muhammad Albarra LcMA, kini dihadapkan pada tugas dan tanggung jawab besar untuk memimpin

Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Mojokerto dr Hj Ikfina Fahmawati. 

SURYA.co.id - Sejak dilantik oleh Gubernur Jatim sepekan lalu, Bupati Mojokerto dr Hj Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati H Muhammad Albarra LcMA, kini dihadapkan pada tugas dan tanggung jawab besar untuk memimpin Bumi Majapahit.

Bupati perempuan pertama ini selain harus merealisasikan janji kampanye saat Pilkada Mojokerto 2020 lalu juga meneruskan program kerja dan rencana pembangunan yang baik serta berkelanjutan yang ditinggalkan oleh mendiang suaminya yaitu Mustafa Kemal Pasha sebagai Bupati Mojokerto periode sebelumnya.

Hal tersebut dipesankan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan pada acara Serah Terima Jabatan Bupati Mojokerto dan Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Pidato Bupati Mojokerto dan Pidato Gubernur Jawa Timur, di Gedung DPRD Mojokerto, Jumat (5/3/2021).

"Yang harus dilakukan adalah sustainable development, sustainablety itu menjadi penting jangan berada di ruang hampa, proses yang sudah berjalan selama ini maka dalam kaidah ushulfiqih yaitu ambil yang lama yang masih baik dan ambil yang baru jika itu lebih baik" pesan Khofifah.

Ditekankan oleh Gubernur, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto seperti mempercepat proyek strategis di Jatim seperti yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 20/2019 dan Kabupaten Mojokerto masuk di dalamnya.

Selanjutnya tentang investasi yang didominasi oleh penanaman modal asing dengan industri pengolahan yang sudah berjalan maka diperlukan koordinasi dengan Dinas Pelayanan Terpadu Satu Atap Prov Jatim untuk dipertahankan dan mempermudah proses investasi.

Selain itu, sektor yang harus tetap tumbuh positif di tengah masa pandemi adalah pertanian, perikanan kehutanan sedangkan sektor infrastruktur dan kontruksi yang terkonstraksi juga sama-sama harus di intervensi dan diuraikan secara detail sesuai dengan visi misi kepala daerah.

Visi dan misi yang merupakan manifestasi janji kampanye ini juga diwujudkan dalam musrenbang yang mulai dilaksanakan pada Maret 2021 ini untuk seluruh kabupaten dan kota, untuk musrenbang provinsi dimulai April dan tingkat nasional pada Mei 2021 mendatang.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved