Breaking News:

Berita Tuban

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein : Ulama Masuk Vaksin Covid-19 Tahap Tiga

Proses vaksin pencegahan covid-19 telah berlangsung di Kabupaten Tuban. Hingga kini vaksinasi sudah masuk tahap dua.

surya.co.id/m sudarsono/ahmad zaimul haq
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein (kanan) dan foto ilustrasi vaksin covid-19 (kiri). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Proses vaksin pencegahan covid-19 telah berlangsung di Kabupaten Tuban.

Hingga kini vaksinasi sudah masuk tahap dua.

Pertama petugas tenaga Kesehatan yang mendapat vaksin, kedua petugas pelayanan publik lembaga atau instansi, namun belum selesai.

Berikutnya, tahap tiga ulama yang akan diprioritaskan mendapatkan vaksin.

"Ulama akan divaksin tahap tiga, setelah tahap dua berakhir," kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein kepada wartawan, Jumat (5/3/2021).

Noor Nahar menjelaskan, pertimbangan ulama divaksin tahap ketiga karena ulama memiliki tanggung jawab mendidik umat.

Puskesmas di kecamatan harus memasukkan ulama menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin pada tahap berikutnya.

Baca juga: PKB dan Partai Demokrat Saling Klaim Anggota Kepartaian Wakil Bupati Trenggalek

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kota Surabaya Tembus 140 Ribu Perkilogram, Lebih Mahal dari Daging Sapi

Baca juga: Serapan Anggaran di OPD Pemkot Blitar Masih di Bawah 10 Persen pada Maret 2021

Jika nanti pertengahan Maret 2021 proses vaksinasi untuk petugas pelayan publik selesai, maka sasaran selanjutnya adalah para ulama.

"Jika pertengahan maret vaksin tahap dua selesai, maka selanjutnya tokoh ulama diprioritaskan vaksinasi tahap tiga," ungkapnya.

Orang nomor dua di Pemkab Tuban itu menambahkan, jika keadaan pandemi semakin baik, maka otomatis kegiatan pengajian atau tahlilan yang menjadi salah satu budaya dari Nahdliyin bisa dilaksanakan kembali.

Untuk itu, ia memohon seluruh masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dan menerapkan 5 M.

Di antaranya, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindar kerumunan, mengurangi mobilitas.

"Kalau kita bisa mengendalikan angka penularan hingga batas terendah, maka saya yakin tahlilan dan pengajian akan dibolehkan kembali," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved