Breaking News:

Berita Pasuruan

Gus Ipul Dorong Satpol PP Masuk Kampung Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Caranya, Satpol harus ikut aktif menyosialisasikan pencegahan penularan Covid-19.

surya.co.id/galih lintartika
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul saat memimpin apel Satpol PP, Kamis (4/3/2021). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) minta seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ikut berperan aktif dalam mencegah penularan wabah Covid-19.

Caranya, Satpol harus ikut aktif menyosialisasikan pencegahan penularan Covid-19.

“Masalah utama kita saat ini Covid-19. Kalau Covid beres otomatis ekonomi akan bergerak dan sekolah bisa dimulai,” kata Gus Ipul ketika memimpin apel perdana Satpol PP di halaman Gedung Gradika, Pendopo Kota Pasuruan, Rabu (4/3/2020).

Kota Pasuruan saat ini masuk zona orange Covid-19.

Gus Ipul berharap zona ini segera berubah menjadi kuning untuk selanjutnya bisa menjadi hijau.

“Sekarang kita di zona orange di atasnya kuning baru hijau. Kalau hijau bisa lega. Kita akan kerjasama dengan TNI/Polri. Kita targetkan bisa naik ke zona kuning dan hijau,” kata Gus Ipul.

Baca juga: Ayah Rudapaksa Anak Tirinya di Kota Batu, Terungkap saat Ibu Korban Memergokinya

Baca juga: Dugaan Sementara, Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Pasar Kwanyar Kabupaten Bangkalan

Baca juga: Kabupaten Lumajang Masuk Zona Kuning Berkat PPKM Mikro, 7.094 RT Sudah Zona Hijau

Baca juga: Gudang Penimbunan Barang-barang Paketan di Pasar Kwanyar Kabupaten Bangkalan Terbakar

Karenanya, Gus Ipul minta Satpol PP bisa berperan aktif untuk mensosialisasikan penerapan 3M, Memakai masker, Mencuci tangan, serta Menjaga jarak.

Sosialisasi 3M harus diperkuat dengan melibatkan banyak pihak termasuk Satpol PP.

“Satpol PP lebih berperan. Sosialisasi masuk kampung-kampung,” ujarnya.

Sementara itu selain aktif sosialisasi pencegahan Covid-19, Satpol PP juga diminta aktif patroli kota.

Patroli harus digelar secara rutin dan terukur.

Gus Ipul juga minta Satpol PP ikut menertibkan papan-papan reklame di area publik.

“Rumuskan bagaimana kita bisa menertibkan area publik, misalnya pemasangan spanduk umbul-umbul jangan sampai dipasang di pohon, jangan dipaku di pohon,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved