Breaking News:

Berita Blitar

Dari Kendang Jimbe, Susilowati Beralih Membuat Perabotan Dapur untuk Bertahan di Masa Pandemi

Kebangkrutan sudah membayangi usaha kerajinan kendang jimbe milik Susilowati di awal pandemi Covid-19.

surya.co.id/samsul hadi
Susilowati menunjukkan produk kerajinan perabotan dapur di rumahnya, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (4/3/2021). 

Uang sisanya, dia gunakan untuk menutup utang dari usaha kerajinan kendang jimbe yang berhenti akibat pandemi.

"Dari jual tanah, saya dapat uang Rp 250 juta. Yang Rp 50 juta saya pakai beli alat dan bahan untuk membuat kerajinan perabotan dapur. Selebihnya buat bayar utang dan bertahan hidup," katanya.

Susilowati bekerja sama dengan suaminya dalam membuat kerajinan perabotan dapur berbahan kayu.

Suaminya bagian produksi, sedang dia bagian finishing dan pemasaran.

Untuk pemasaran, Susilowati tetap mengandalkan dari toko online.

Pelanggannya kebanyakan dari luar kota mulai Batu, Sumatera, Surabaya, dan Yogyakarta.

"Dengan beralih ke kerajinan perabotan rumah tangga, kondisi ekonomi keluarga saya mulai normal lagi," katanya.

Menurutnya, banyak perajin kendang jimbe di lingkungannya yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19.

Sebagian perajin kendang jimbe beralih menjadi peternak ikan koi.

Sejumlah perajin yang bertahan terpaksa harus berinovasi membuat produk lain untuk melayani pasar lokal.

"Dalam kondisi sulit seperti ini, perajin harus berinovasi agar tetap bisa bertahan," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved