Breaking News:

Berita Blitar

Dari Kendang Jimbe, Susilowati Beralih Membuat Perabotan Dapur untuk Bertahan di Masa Pandemi

Kebangkrutan sudah membayangi usaha kerajinan kendang jimbe milik Susilowati di awal pandemi Covid-19.

surya.co.id/samsul hadi
Susilowati menunjukkan produk kerajinan perabotan dapur di rumahnya, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (4/3/2021). 

Susilowati memilih beralih ke kerajinan perabotan dapur karena barang-barang itu lagi ramai di pasaran.

Semua produk kerajinan perabotan dapur milik Susilowati juga berbahan kayu.

Jenis perabotan dapur yang diproduksi mulai piring, mangkok, gelas, garpu, sumpit, telenan, cobek, nampan, dan lumpang.

"Suami bidangnya di kerajinan kayu, meski ganti produk tetap yang berbahan kayu," ujarnya.

Susilowati dan suami mulai merintis usaha kerajinan kayu sejak 2007. Awalnya, dia dan suami membuat kerajinan cobek dan lumpang dari kayu.

Pada 2016, dia beralih membuat kerajinan kendang jimbe. Kala itu, para perajin di lingkungannya banyak beralih ke kendang jimbe untuk memenuhi pasar Cina.

"Saya merintis usaha kerajinan kayu pada 2007, lalu pada 2016 membuat kendang jimbe. Pada 2020, kerajinan kendang jimbe berhenti dampak pandemi. Sekarang, saya membuat kerajinan perabotan dapur," ujarnya.

Susilowati mengaku harus memulai lagi dari nol usaha kerajinan perabotan dapur berbahan kayu yang sekarang ditekuninya.

Dia terpaksa menjual aset tanah miliknya untuk memulai lagi usaha kerajinan perabotan dapur.

Uang hasil penjualan aset tanah dibelikan alat dan bahan untuk membuat kerajinan perabotan dapur.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved