Breaking News:

Persebaya Surabaya

Selain Disiplin, Mendiang Legenda Persebaya Budi Johanis Dikenal Sosok Cerdas dalam Susun Serangan

Legenda Persebaya Budi Johanis meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021) pagi di rumah duka, Rungkut Bharata VII/32, Surabaya.

Foto: IG/Persebaya
Mendiang legenda Persebaya, Budi Johanis tutup usia pada Rabu pagi (3/3/2021). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Legenda Persebaya Budi Johanis meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021) pagi di rumah duka, Rungkut Bharata VII/32, Surabaya.

Selain dikenal sebagai sosok disiplin dan tidak pelit berbagi ilmu pada rekannya yang lain.

Sosok yang setia membela Persebaya selama 16 tahun itu juga dikenal sebagai pemain pintar dan cerdas membuat skenario serangan.

Hal itu disampaikan oleh legenda Persebaya yang lain, Muharom Rusdiana, yang pernah satu tim selama tujuh musim, 1983-1990.

"Mas Budi, terutama di Persebaya, dia seorang skenario, terutama dalam hal menyerang," tutur
Muharom Rusdiana mengawali cerita pada Surya.co.id, Rabu (3/3/2021).

"Dalam arti, perencanaan sebelum bertanding, jadi di luar instruksi pelatih, kita pemain berimprovisasi sendiri tentang skenario kombinasi serangan," tambahnya.

Salah satu yang sering diterapkan, kata Muharom, saat semua pemain depan ditempel ketat lawan, selalu menerapkan bola tipu, dengan target utama gelandang serang, tidak lain Budi Yohanis.

"Kalau orang Surabaya bilang itu dilesi, kayak mau diheading (striker) tapi dihindari, akhirnya bola yang dapat Budi Yohanis.

Menarik, skenario yang diprakarsai Budi Johanis selalu berhasil menciptakan gol ke gawang lawan.

"Kalau dia (mendiang Budi Johanis) sudah pegang bola dan berhadapan dengan kiper, pasti masuk, jarang masuk, soalnya kaki kanan dan kirinya dia bagus," jelas Muharom.

"Pernah di Senayan itu, dilempar Putu Yasa, saya lihat Samsul Arifin ditempel, saya krosing ke sana, terus Budi sudah muncul, apa yang dibicarakan sebelum pertandingan itu benar-benar terencana," tambahnya penuh semangat.

Sebagai sosok leader dan pemain cerdas di lini tengah, Muharom menyebut, tak jarang mendiang Budi Johanis menegur saat pemain lain membuat kesalahan.

"Jadi Budi, kalau di tim ini kurang apa ngasih tahu, terutama dalam hal penyerangan karena memang dia playmaker murni," paparnya.

"Di timnas juga gitu, di luar coach ada strategi sendiri, kita berimprovisasi sendiri di lapangan," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved