Breaking News:

Berita Lamongan

Lindungi Konsumen, Disperindag Lamongan Gencar Blusukan Uji Tera di Pasar-pasar

Untuk memberikan perlindungan pada konsumen, Disperindag Kabupaten Lamongan mendatangi pasar-pasar untuk melakukan uji tera timbangan.

SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Petugas uji tera timbangan milik para pedagang pasar, sekaligus service timbangan rusak, Rabu (3/3/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Untuk memberikan perlindungan pada konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan mendatangi pasar-pasar untuk melakukan uji tera timbangan.

Kepala Disperindag Lamongan, Muhammad Zamroni mengatakan, pelaksanaan uji tera tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan konsumen. Dan sasaran uji tera dilakukan di sejumlah pasar yang selama ini menjadi konsentrasi jual beli.

Memurutnya, uji tera ini untuk melindungi konsumen agar tidak ada yang dirugikan untuk kepastian volume barang yang menjadi obyek jual beli.
"Jangan sampai barang yang diterima konsumen berkurang dari ukuran atau volume dan berat yang semestinya," kata Zamroni, Rabu (3/3/2021).

Pihaknya sengaja melakukan uji tera dengan cara jemput bola ke pasar-pasar untuk mempermudah pedagang yang akan menguji timbangannya.

Disperindag perlu jemput bola, karena mereka (pedagang) juga membutuhkan timbangan mereka sesuai atau tidak.

Sekarang pedagang juga sudah mulai ada kesadaran untuk melakukan uji tera timbangannya itu. Kalau dulu sampai harus diperingatkan tapi kalau sekarang mereka sudah sadar.

Sementara, jika lokasi pasar terlalu sempit untuk menjadi tempat uji tera, maka pelaksanaannya dialihkan ke tempat lain yang lebih luas.

Bila dekat dengan balai desa, akan dipilih tempatnya di balai desa, atau tempat lain yang luas.

"Butuh tempat untuk menempatkan timbangan yang hendak diuji ," katanya.

Hingga kini uji tera timbangan sudah berlangsung di empat pasar, yaitu Pasar Sekaran, Pasar Laren, Pasar Sidoharjo, Maduran, Solokuro dan Pasar Sukodadi.

Jadwal selanjutnya ada di Paciran, Ngimbang, Karangbinangun, Mantup dan lainnya.

Lebih lanjut Zamroni mengatakan, untuk pelaksanaan uji tera timbangan di masing-masing pasar, Disperindag Lamongan membutuhkan waktu dua hari sampai tiga hari.

"Kalau pasarnya besar dan jumlah pedagangnyab banyak, bisa sampai tiga hari," katanya.

Petugas tidak hanya melakukan uji tera, namun juga melayani service. Umumnya, para pedagang banyak yang abai dengan timbangannya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved