Breaking News:

Berita Pasuruan

Gus Ipul Diingatkan Ada OTT oleh KPK, Didesak Transparan Pimpin Kota Pasuruan

Hal itu disampaikannya Pusaka usai mengirimkan surat kepada Gus Ipul-Mas Adi di Taman Kota Pasuruan, Rabu (3/3/2021) siang.

surya/galih lintartika
Lujeng Sudarto (kanan) menunjukkan surat masukan yang akan disampaikan kepada Gus Ipul - sapaan Wali Kota Pasuruan, Rabu (3/3/2021). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengakhiri kekuasaan Wali Kota Pasuruan, Setiyono pada 2018, menjadi momen buruk seharusnya diingat kepala daerah sekarang.

Kejadian itu disentil oleh Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka) untuk mengingatkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf - Adi Wibowo. Pasangan Gus Ipul-Mas Adi diminta untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Hal itu disampaikannya Pusaka usai mengirimkan surat kepada Gus Ipul-Mas Adi di Taman Kota Pasuruan, Rabu (3/3/2021) siang.

Lujeng Sudarto, Direktur Pusaka mengingatkan Gus Ipul-Mas Adi agar lebih berhati-hati. "Jangan sampai kejadian OTT oleh KPK terhadap wali kota Setiyono terulang di pemerintahan sekarang," tegas Lujeng.

Pusaka sebagai kekuatan Non Government Organization (NGO) tidak menginginkan hal itu terjadi. Lujeng menyayangkan kalau Gus Ipul - Mas Adi yang dihasilkan dari proses demokrasi harus tercederai.

"Jangan sampai proses pilkada yang demokratis malah menghasilkan kepemimpinan yang buruk. Jangan melanggar hukum, lakukan tata kelola pemerintahan yang sesuai peraturan perundang-undangan," katanya.

Lujeng sangat menghendaki tata kelola pemerintahan yang transparan. Jangan sampai, ada permainan ataupun transaksional dengan DPRD ataupun tim sukses.

"Jangan bagi-bagi proyek. Semuanya harus normatif dan mengikuti aturan yang berlaku. Kami tidak segan melaporkan jika memang ada praktik yang tidak sesuai dan keluar dari ketentuan perundang-undangan," pungkasnya. ***

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved