Breaking News:

Berita Jember

Gerakkan Perekonomian Sampai ke Pinggiran, Bupati Jember Rancang Jalan Lingkar Luar

Ia mencontohkan, sektor pertanian dan perkebunan yang berada di Kecamatan Panti, membutuhkan jalur distribusi yang bagus dan cepat

surya/sri wahyunik
Bupati Jember, Hendy Siswanto berpidato dalam rapat paripurna DPRD Jember, Selasa (2/3/2021) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wabup Jember, Muh Balya Firjaun Barlaman bakal mewujudkan pembangunan Jember Outer Ring Road (JORR) atau Jalan Lingkar Luar Jember.

JORR itu merupakan satu dari 14 desain dan kajian pemerintahan kepala daerah Jember periode 2021-2024 tersebut.

"JORR ini sangat penting, kami akan mengkaji dan mendesainnya. Karena jika ini terbentuk, maka akan memberikan sejumlah dampak," imbuh Hendy, Rabu (3/3/2021).

Menurut Hendy, jika JORR terbentuk maka diprediksi bisa memecah sentralitas yang berada di pusat kota, baik kepadatan lalu lintas, maupun pergerakan ekonomi. "Jadi tidak hanya berpusat di kota saja, namun bisa menyebar ke pinggiran," tegasnya.

JORR itu, lanjutnya, juga akan berdampak pada rantai distribusi sektor pertanian yang kebanyakan berasal dari pinggiran perkotaan Jember.

Ia mencontohkan, sektor pertanian dan perkebunan yang berada di Kecamatan Panti, membutuhkan jalur distribusi yang bagus dan cepat. "Kami mengharapkan nanti JORR ini akan berdampak pada distribusi sektor pertanian," lanjutnya.

Hendy secara resmi telah menyampaikan 14 desain dan kajian perencanaan pembangunan di pemerintahannya itu dalam rapat sidang paripurna DPRD Jember, Selasa (2/3/2021).

Desain JORR bakal dikaji secara serius. Kabupaten Jember memang tidak memiliki istilah outer ring road atau jalan lingkar luar. Meskipun secara fisik jalur lingkar luar itu telah ada, yang bertujuan memecah kemacetan lalu lintas di kawasan kota.

Dari pantauan SURYA, ada dua jalur lingkar luar, yakni di sisi Utara kawasan kota, dan sisi Selatan. Di sisi selatan kawasan kota menjadi jalur bus antar kota antar provinsi, mulai Pakusari melewati Kranjingan Kecamatan Sumbersari, kemudian Ajung, sampai ke Mangli.

Sedangkan di sisi Utara membentang melewati Kecamatan Patrang sampai ke Pakusari. Sayangnya, jalur lingkar Utara itu belum maksimal dipakai untuk kendaraan umum antar kota antar provinsi. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved