Breaking News:

Dokter Militer Suntikkan Vaksin Covid-19 Palsu ke 273 Tentara PBB, Isi Air Bayar Rp 283.000/Orang

Sebanyak 273 tentara PBB yang sedang bertugas di Sudan Selatan disuntik vaksin Covid-19 palsu oleh seorang dokter militer Thailand.

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI/Kolonel Laut (KH) Agus Cahyono
ILUSTRASI TENTARA PBB DI SUDAN - Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) melaksanakan kegiatan Disarmament, Demobilization and Reintegration (DDR) atau tugas pengamanan bersama Government of Sudan (GoS) Army dan personel dari UNAMID Sector West di El Geneina, Darfur, Sudan, Kamis (5/7/2018). 

Dia diskors dari tugas militer dan sedang menunggu penyelidikan atas dugaan penipuan.

Vaksin Palsu di China

Pada awal Februari lalu, polisi China juga mengungkap sindikat penjualan vaksin palsu.

Menurut laporan CNA pada 2 Februari 2021, polisi Tiongkok menangkap lebih dari 80 orang terkait sindikat penjualan vaksin Covid-19 palsu.

Dari tangan mereka, polisi menyita 3.000 dosis vaksin corona tiruan.

Polisi menemukan bahwa jaringan vaksin palsu ini telah meraup keuntungan yang besar sejak September.

Vaksin palsu dibuat dengan cara menyuntikkan larutan garam (saline solution) ke dalam jarum suntik.

"(Mereka) telah meraup untung besar dengan memasukkan larutan garam (saline solution) ke dalam injektor untuk memproses dan membuat vaksin corona palsu, dan menjualnya dengan harga lebih tinggi," bunyi laporan, dikutip dari CNN.

Para tersangka ini diduga bermaksud mengirim vaksin abal-abal ke luar negeri, menurut surat kabar Global Times mengutip sumber dari produsen vaksin utama di China.

Polisi melakukan operasi pengungkapan jaringan vaksin palsu di sejumlah lokasi di Daratan China.

Beberapa diantaranya yakni Beijing, Shanghai, dan provinsi timur Shandong.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 273 Tentara PBB Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu Isi Air, Sekali Suntik Bayar Rp 285 Ribu

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved