Berita Entertainment

Biodata Mark Sungkar, Ayah Shireen Sungkar Tersangka Korupsi Rp 694 Juta: Keturunan Saudagar Yaman

Berikut ini profil dan biodata Mark Sungkar, aktor senior, ayah dari Shireen dan Zaskia Sungkar yang terjerat kasus korupsi.

Editor: Musahadah
istimewa
Mark Sungkar bersama istrinya, Santi Asoka. Mark Sungkar kini terjerat kasus korupsi. Berikut profil dan biodatanya. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini profil dan biodata Mark Sungkar, aktor senior, ayah dari Shireen dan Zaskia Sungkar yang terjerat kasus korupsi.

Mark Sungkar didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 694.900.000 dari dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 di Bandung, Jawa Barat.  

Mark Sungkar yang Mantan Ketua umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI), didakwa membuat laporan keuangan fiktif kegiatan tersebut. 

Menurut pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mark Sungkar telah memuat laporan bukti belanja akomodasi palsu pada kegiatan pelatnas di The Cipaku Garden Hotel.

Sosok Mayang Sary Adik Vanessa Angel yang Jadi Sorotan, Chat Bibi Ardiansyah Minta Pijit Terbongkar

Sosok Ferry Ellas, Danton KKB Papua Pimpinan Joni Botak yang Tewas Ditembak Aparat, Ini Kejahatannya

"Terdakwa telah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan yang terdapat bukti/ dokumen fiktif berupa belanja akomodasi kegiatan di The Cipaku Garden Hotel, Bandung, Jawa Barat," ujar Jaksa Nopriyadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Mark Sungkar disebut tidak segera mengembalikan dana sisa kegiatan ke kas negara yang ditransfer oleh pihak The Cipaku Garden Hotel.

Perbuatan itu dianggap bertentangan dengan Peraturan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Nomor 1047 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah dalam Akun Belanja Barang Lainnya untuk Diserahkan kepada Masyarakat/ Pemerintah Daerah Guna Program Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional.

Tidak hanya itu saja, mantan suami Fanny Bauty ini juga menyampaikan laporan penggunaan yang diterima oleh PPFTI melebihi waktu 14 hari setelah kegiatan selesai.

Hal ini disebut bertentangan dengan peraturan soal petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah.

Sebab dalam peraturan tersebut, khususnya bagian bab III dijelaskan bahwa penerima bantuan pemerintah wajib menyampaikan laporan secara tertulis kepada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga, paling lambat 14 hari setelah pelaksanaan kegiatan rampung.

Diketahui pada 2017, Mark Sungkar mengajukan proposal kegiatan bertajuk 'Era Baru Triatlon Indonesia' ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) senilai Rp5,072 miliar.

Namun sisa uang Rp399,7 juta dari kegiatan malah digunakan memperkaya diri sendiri.

Bahkan Mark Sungkar juga terbukti memperkaya orang lain, di antaranya:

- Andi Ameera Sayaka sebesar Rp20,65 juta;

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved