Breaking News:

Berita Surabaya

Wanita Permabudhi Gelar Workshop UMKM: Bahas Inspirasi Produk sampai Tata Cara Perizinan

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tonggak perekonomian negara, apalagi di masa pandemi covid-19.

surya.co.id/christine ayu nurchayanti
Tangkapan layar Ketua Wanita Permabudhi Ritha Helena dalam workshop virtual 'Membangun UMKM Menuju Indonesia Maju'. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tonggak perekonomian negara, apalagi di masa pandemi covid-19.

Melihat hal tersebut, Wanita Permabudhi menggelar workshop virtual bertajuk 'Membangun UMKM Menuju Indonesia Maju', Selasa (2/3/2021).

"Workshop ini memberikan wawasan, mulai dari perizinan, produksi, sampai formula untuk UMKM. Sangat bermanfaat buat kita semua," ungkap Ketua Wanita Permabudhi Ritha Helena.

Workshop daring yang banyak diikuti oleh wanita ini diharapkan mampu memacu untuk lebih produktif dan berdaya.

"Ada juga ilmu tentang foto produk, pemasaran online, dan sebagainya. Ini sangat penting, wanita bisa ikut membangun Indonesia," tambahnya.

Salah satu narasumber yang hadir yakni dokter sekaligus pengusaha dr Eddy Kristianto. Kali ini ia membagikan tips serta ide membuat produk yang menarik.

Di antaranya yakni sabun kecantikan yang terbuat dari daun kelor. Menurut Eddy, daun kelor memiliki nutrisi yang sangat bagus.

"Disebut sebagai miracle tree," tambah Eddy.

Membuatnya, pertama daun kelor diolah menjadi tepung terlebih dahulu. Caranya yakni diangin-anginkan kemudian diblender. 

"Sementara bahan tambahan lainnya yakni ada minyak kelapa, naOH, aquadest, dan lemon essential oil. Essential oil-nya bisa diganti dengan yang lain, bisa lemon grass juga," katanya menguraikan.

Prosesnya, pertama masukkan campuran air dan soda api ke minyak kelapa. Aduk mengunakan stick blender.

"Setelah itu masukkan tepung daun kelor dan essential oil. Aduk rata. Jika sudah, masukkan ke cetakan berbahan silikon. Tiga hari kemudian, bisa langsung dikeluarkan," pungkasnya.

Workshop virtual ini juga dihadiri oleh Jerry Darmawan selaku Sekretaris Pengurus Pusat Permabudhi. 

Kali ini, ia memaparkan terkait perizinan UMKM yakni one single submission atau perizinan terpadu satu pintu.

"Pemerintah sangat ingin UMKM berkembang. Dimulai dari kecil, kemudian yang unggul akan muncul ke permukaan. Prospeknya sangat bagus," tambah Ketua Pimpinan Pusat Permabudhi Prof Philip K Wijaya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved