Breaking News:

Presiden Jokowi Mantap Cabut Investasi Miras Setelah Terima Saran Ulama, NU dan Muhammadiyah

Dalam konferensi pers virtual, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mantap mencabut aturan baru investasi miras (minuman keras).

tangkapan layar youtube
Presiden Jokowi mencabut aturan investasi miras yang sempat jadi polemik di masyarakat. Setelah menerima saran dari ulama, NU, Muhammadiyah serta organisasi keagamaan lain, Presiden mantap mencabut aturan investasi miras. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Dalam konferensi pers virtual, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mantap mencabut aturan baru investasi miras (minuman keras).

Presiden resmi mencabut aturan investasi miras itu setelah mendapatkan masukan dari para ulama, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah serta organisasi lainnya.

Sebab, investasi miras disebut bakal memasifkan produksi miras dan bisa merusak moral anak bangsa.

Dari dari situlah, Presiden Jokowi pun mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal terkait investasi miras.

Perpres Nomor 10 Tahun 2021 itu merupakan aturan turunan dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, baik Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan ormas-ormas lain, serta tokoh agama lainnya," ujar Jokowi dalam keterangan pers virtual yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, Jokowi juga mengaku mendapat masukan dari provinsi dan daerah.

Sehingga, kepala negara merasa mantap untuk mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru untuk minuman keras (miras).

"Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," tegas Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, ada kebijakan baru yang dilakukan pemerintah lewat Perpres Nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved