Breaking News:

Fakta-fakta Kasus BCA Salah Transfer dan Penerima Dipidanakan, Berikut Versi Bank vs Pengacara Ardi

Berikut update kasus BCA salah transfer hingga penerimanya harus meringkuk di jeruji besi lantaran tidak mau mengembalikannya.

surya/firman rachmanudin
Kasus terima dana dari salah transfer bank dipenjara menimpa warga Surabaya, Ardi Pratama. Berikut fakta-fakta versi BCA vs pengacara Ardi Pratama. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berikut update kasus BCA salah transfer hingga penerimanya harus meringkuk di jeruji besi lantaran tidak mau mengembalikannya.

Di dalam artikel ini, ada dua versi terkait fakta-fakta kasus BCA salah transfer yang membuat si penerima Ardi Pratama warga Manukan Lor Gang I, Kota Surabaya berurusan dengan kepolisian.

Dalam paparan pihak BCA, mengungkap 4 fakta dari kasus tersebut.

Sedangkan pihak Ardi Pratama, melalui pengacaranya, R Hendrix Kurniawan juga mengungkapkan fakta-fakta berbeda.

Beberapa fakta yang dibeberkan pihak BCA, di antaranya menyebutkan, Ardi Pratama tidak memiliki itikad baik mengembalikan dana tersebut meski sudah melalui mediasi.

"Tanpa adanya itikad baik dari Ardi Pratama, kasus tersebut akhirnya ditingkatkan menjadi laporan kepolisian," kata Hera F Haryn, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, dalam rilisnya, Selasa (2/3/2021).

Namun, pihak pengacara mengungkapkan fakta berbeda, yakni Ardi menyanggupi mengembalikan uang salah transfer itu dengan cara mencicil.

Hanya saja, cara tersebut ditolak oleh pihak BCA.

Berikut fakta-fakta menurut BCA vs pengacara Ardi Pratama

1. BCA menganggap tidak ada itikad baik dari penerima

Halaman
1234
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved