Breaking News:

Berita Gresik

Bupati Gresik Ajak Para Mantan (Penyintas) Ikut 'Gerbang Pahlawan' di Pendopo Kabupaten

Ini langkah awal dalam mewujudkan Nawa Karsa yang tertuang visi misi Gus Yani - Bu Min saat pesta demokrasi 9 Desember tahun 2020 lalu.

Foto: pemkab gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan donor plasma konvalesen di Pendopo dan rumah dinas, Selasa (2/3/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pada Selasa  (3/2/2021) genap setahun Pemerintah mengugumkan Virus Covid-19 di Indonesia.

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melaunching program Gerbang Pahlawan di 99 hari kerja.

Program yang diaplikasikan adalah Gerbang Pahlawan merupakan singkatan dari Gerakan Sang Mantan Menjadi Pahlawan, yakni para penyintas untuk diajak donor plasma konvalesen.

Ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan Nawa Karsa yang tertuang visi misi Gus Yani - Bu Min saat pesta demokrasi 9 Desember tahun 2020 lalu.

Pagi hari ini, barisan para mantan atau penyintas berkumpul di Pendopo.

Para mantan atau penyintas yang sembuh ini tidak hanya berasal dari kalangan ASN saja.

Perwakilan perusahaan atau para pemuda dan masyarakat umum yang pernah terpapar covid-19 diajak untuk ikut berpartisipasi.

Secara simbolis, Bupati Gresik memberikan jaket Gerbang Pahlawan dan sertifikat kepada ketua DPC PPP Gresik, Ahmad Nadhir dan satu anggota polisi yang mewakili penyintas.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang juga penyintas, menceritakan awal terkonfirmasi positif covid-19.

Gus Yani, mengaku terpapar pada tanggal 25 Desember setelah perhelatan pesta demokrasi.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved