Breaking News:

Berita Sidoarjo

Wabup Subandi Warning Para Camat di Sidoarjo Agar Segera Perbaiki Jalan Rusak

Wakil Bupati Sidoarjo,Subandi mewarning para camat agar segera bertindak cepat melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak

SURYA.CO.ID/M Taufik
Para pejabat di Sidoarjo saat melihat perbaikan jalan di dekat Stasiun Magersari. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo,Subandi mewarning para camat agar segera bertindak cepat melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak menggunakan dana PIWK (Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan) yang sudah dialokasikan di semua kecamatan.

Para camat diminta menandatangani surat pernyataan tentang kesiapannya menjalankan program PIWK.

Mereka diberi waktu awal Maret besok harus sudah bertindak. Jika tidak, mereka harus siap-siap menerima sanksi dari Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.

"Program PIWK harus dijalankan. Sekda sudah kami tanya dan siap menjalankan. Mulai 1 Maret besok, secara bersama sudah mulai kegiatan PIWK karena sudah ada pemetaan lokasinya.

"Jika Maret nanti tidak ada kegiatan. Saya tidak ambil pusing, bikinkan saja surat siapa saja camat-camat yang tidak mau menjalankan program. Kami evaluasi nanti," lanjutnya.

Dalam upaya perbaikan jalan, Subandi juga meminta dinas-dinasnya tidak pilih-pilih. Meski berstatus jalan provinsi, ketika rusak parah dan Pemkab Sidoarjo bisa bergerak, dia memerintahkan anak buahnya memperbaikinya.

Seperti lingkar barat, jalan yang masuk dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu sudah banyak yang berlubang dan berpotensi membahayakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua.

Akibat jalan berlubang yang berada di sebelah timur rel kereta dekat stasiun Magersari tersebut, kemacetan panjang saat pagi hari sering terjadi. Rata-rata kendaraan yang melintas berjalan sangat pelan, apalagi kendaraan roda dua pengendara takut terjatuh.

Perbaikan sementara dilakukan dengan menguruk batu kerikil kemudian dipadatkan dan diberi aspal yang sudah dipanasi.

Ke depan Subandi minta perbaikan jalan rusak dengan sistem hot mix tidak sistem konvensional yang selama ini dilakukan. Karena tidak bertahan lama, hanya bertahan satu Minggu.

"Sudah kami sampaikan ke Plt Kepala Dinas PU BMSDA, harapan saya nanti jangan seperti ini. Kalau seperti ini kita pakai seminggu pasti rusak lagi. Kami ingin biarkan nanti anggaran itu tidak hanya dipakai perbaikan seperti ini, lebih baik langsung hot mix," ujar Subandi.

Senin besok, pihaknya akan mengundang Dinas PU BMSDA terkait perbaikan jalan-jalan berlubang. Kemudian juga akan membahas kecamatan-kecamatan terkait masalah anggaran PIWK.

Penulis: M Taufik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved