Breaking News:

Berita Tulungagung

Tambang Pasir di Sungai Brantas Diberangus, Polres Tulungagung Dirikan Papan Larangan

Jika ada yang melakukan penambangan menggunakan mesin, maka pihaknya akan melakukan tindakan hukum

surya/david yohanes
Anggota Unit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung memasang papan larangan penambangan pasir di Sungai Brantas, Jumat (26/2/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Tulungagung memasang papan peringatan yang melarang aktivitas penambangan pasir mekanik di sejumlah jalan tikus menuju Sungai Brantas.

Ada delapan titik penambangan yang dipasangi papan peringatan, mulai Kecamatan Ngantru, Sumbergempol, Ngunut sampai wilayah Rejotangan

Menurut Kanit Pidsus Satrekrim Polres Tulungagung, Iptu Didik Riyanto, pemasangan papan ini merupakan perintah langsung dari Mabes Polri. “Ini sesuai dengan telegram Mabes Polri dan kami melakukan upaya pre-emptif,” terang Didik, Jumat (26/2/2021).

Didik mengaku juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada warga sekitar. Menurutnya, selama dua minggu pihaknya akan memantau efektivitas pemasangan papan ini.

Jika ada yang melakukan penambangan menggunakan mesin, maka pihaknya akan melakukan tindakan hukum. “Bila terpenuhi unsur penambangan, kami akan melakukan tindakan kepada pelaku,” tegas Didik.

Selama ini penambangan pasir di Sungai Brantas wilayah Tulungagung memang hanya boleh dilakukan dengan cara manual. Sementara penambangan mekanik atau memakai mesin keruk dilarang.

Penambangan ini, masih menurut Didik, melanggar Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020, tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba). “Ancamannya penjara selama lima tahun. Bukan hanya penambangnya, tetapi juga endaraan pengangkut hasil tambang," tegas Didik.

Untuk penegakkan aturan ini, kepolisian berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup, LSM Lingkungan, Satpol PP dan lain-lain. Seluruh instansi terkait akan dilibatkan, jika kepolisian melakukan tindakan hukum. ****

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved